Maghfiroh, Ila Aulia (2026) ANALISIS PEMANFAATAN SAWAH SEBAGAI OBJEK PERJANJIAN MENYENDEN DI DESA TAMANAGUNG KECAMATAN CLURING KABUPATEN BANYUWANGI DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI ISLAM. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Ila Aulia Maghfiroh_222102020019.pdf Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK
Ila Aulia Maghfiroh, 2026 : Analisis Pemanfaatan Sawah Sebagai Objek Perjanjian Menyenden Di Desa Tamanagung Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Islam.
Kata Kunci : Senden Sawah, Perspektif Hukum Ekonomi Islam
Penelitian ini mengkaji praktik perjanjian menyenden sawah di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, yang merupakan tradisi senden sawah berbasis adat dan telah berlangsung secara turun-temurun di tengah masyarakat yang berprofesi sebagai petani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mekanisme praktik senden sawah, menganalisis pemanfaatan sawah sebagai objek perjanjian senden, serta mengevaluasi kesesuaian praktik tersebut dengan perspektif hukum ekonomi Islam.
Penelitian merumuskan tiga fokus penelitian : 1) Bagaimana praktik perjanjian senden sawah yang dilakukan di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi? 2) Bagaimana pemanfaatan sawah sebagai objek perjanjian senden di desa tamanagung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi ? 3) Bagaimana analisis Hukum Ekonomi Islam terhadap pemanfaatan sebagai objek perjanjian senden di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi?
Tujuan penelitian : 1) Untuk mendeskripsikan praktik perjanjian senden sawah yang ada di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. 2) Untuk mendeskripsikan pemanfaatan senden sawah yang ada di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. 3) Untuk menjelaskan analisis pemanfaatan senden sawah dalam Hukum Ekonomi Islam yang ada di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data di peroleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian keabsahan data menggunakan Triangulasi Sumber dan Triangulasi Teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Praktik perjanjian senden sawah di Desa Tamanagung, dilakukan melalui kesepakatan antara penyenden dan penerima senden mengenai jumlah pinjaman, jangka waktu, serta penyerahan sawah sebagai barang jaminan yang disepakati secara lisan dan diperkuat dengan kwitansi bermaterai. Selama masa perjanjian berlangsung, sawah dikelola oleh penerima senden hingga penyenden melunasi utangnya. (2) Pemanfaatan sawah sebagai objek perjanjian senden memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Penyenden memperoleh dana secara cepat tanpa prosedur administrasi yang rumit, tanpa tambahan bunga, dan tetap mempertahankan kepemilikan sawah, sedangkan penerima senden memperoleh hak mengelola sawah serta menikmati seluruh hasil panen selama masa perjanjian berlangsung. (3) Berdasarkan analisis Hukum Ekonomi Islam, praktik senden sawah telah memuat unsur akad qardh dan rahn, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip Hukum Ekonomi Islam karena pemanfaatan seluruh hasil panen oleh penerima senden menyebabkan fungsi sawah bergeser dari sekadar barang jaminan menjadi sumber manfaat ekonomi bagi murtahin. Pemanfaatan barang gadai dalam akad rahn sebagaimana Fatwa DSN-MUI Nomor 19 Tahun 2001 tentang Qardh dan Fatwa DSN-MUI Nomor 25 Tahun 2002 tentang Rahn.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012705 al-Rahn (Pergadaian) 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012714 al-Qardh (Hutang-piutang) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Ila Aulia Maghfiroh |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 02:12 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 02:12 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58691 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
