Mudhoffar, Daffa Aqila (2026) ETIKA EKONOMI DALAM KISAH AṢHĀB AL-AIKAH (QS. ASY-SYU‘ARĀ’: 176–191): ANALISIS DOUBLE MOVEMENT FAZLUR RAHMAN. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
DAFFA AQILA MUDHOFFAR_222104010025.pdf Download (1MB) |
Abstract
Daffa Aqila Mudhoffar, 2026: Etika Ekonomi Dalam Kisah Aṣhāb al-Aikah (QS. Asy-Syu‘ara’: 176–191): Analisis Double Movement Fazlur Rahman.
Kata kunci: Etika ekonomi, Kisah Aṣhāb al-Aikah, Double Movement, (QS. Asy-Syu‘ara’: 176–191
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penyimpangan etika dalam praktik ekonomi modern, seperti kecurangan dan manipulasi dalam perdagangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji etika ekonomi dalam QS. Asy-Syu‘ara’: 176–191 menggunakan pendekatan teori double movement Fazlur Rahman.
Penelitian ini memiliki dua fokus masalah yaitu: a) Apa nilai-nilai etika ekonomi yang terkandung dalam kisah Aṣḥāb al-Aikah (QS. Asy-Syu‘arā’: 176–191)?, b) Bagaimana relevansi nilai-nilai etika ekonomi terhadap konteks ekonomi kontemporer melalui pendekatan double movement Fazlur Rahman?. Berdasarkan fokus penelitian maka tujuan penelitian diantaranya: a) Mengidentifikasi nilai-nilai etika ekonomi dalam kisah Aṣḥāb al-Aikah (QS. Asy-Syu‘arā’: 176–191), b) Menjelaskan relevansi nilai-nilai etika ekonomi dalam konteks ekonomi kontemporer melalui pendekatan double movement Fazlur Rahman.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dengan menelaah berbagai dokumen resmi seperti al-Qur’an, kitab tafsir klasik dan kontemporer, jurnal ilmiah, dan literatur akademik yang relevan. Penelitian ini menggunakan analisis data teori double movement dengan menelusuri konteks sosio historis dan mengontekstualisasikan ide moral ke dalam realitas kontemporer.
Hasil yang didapatkan dari penelitian: a) Menunjukkan bahwa QS. Asy-Syu‘ara’: 176–191 mengandung ide moral keadilan yang bersifat universal, yang menekankan pada prinsip ketaqwaan, keadilan dan kejujuran, larangan kerusakan, kerendahan hati, keterbukaan terhadap kebenaran. b) Berdasarkan kontekstualisasi QS. Asy-Syu‘arā’ ayat 176–191 dalam kehidupan modern, dapat disimpulkan bahwa ayat-ayat tersebut menegaskan nilai etika ekonomi Islam yang meliputi ketaqwaan, kejujuran dan keadilan, larangan berbuat kerusakan, kerendahan hati, serta keterbukaan terhadap kebenaran. Nilai-nilai ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi tidak hanya berorientasi pada keuntungan materi, tetapi juga harus berlandaskan pada moral dan tanggung jawab spiritual, serta relevan dalam menghadapi berbagai praktik ekonomi kontemporer yang tidak etis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2203 Philosophy > 220307 Hermeneutic and Critical Theory |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Daffa Aqila Mudhoffar |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 03:15 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 03:15 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58726 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
