Rahman, Fathor (2026) ANALISIS FIQH SIYASAH TERHADAP PRAKTIK NATURALISASI PEMAIN SEPAKBOLA DI INDONESIA. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
FATHOR RAHMAN_212102030016 (1).pdf Download (1MB) |
Abstract
Fathor Rahman, Robitul Firdaus, 2026: Analisis Fiqh Siyasah terhadap Praktik Naturalisasi Pemain Sepakbola di Indonesia.
Kata Kunci: Fiqh siyasah, Praktik Naturalisasi, Sepakbola.
Sepak bola di Indonesia telah lama memiliki peran penting dalam dinamika sosial, budaya, dan politik bangsa. Dari sudut pandang hukum dan regulasi, praktik naturalisasi pemain sepak bola tidak dapat dipisahkan dari ketentuan hukum yang berlaku baik di tingkat nasional maupun internasional. Naturalisasi adalah proses memperoleh kewarganegaraan bagi penduduk non pribumi (asing) setelah memenuhi semua syarat dan menjalankan semua prosedur naturalisasi. Fiqh Siyasah merupakan disiplin ilmu yang membahas pengelolaan urusan umat dan pemerintahan berdasarkan prinsip-prinsip syariat Islam, dengan tujuan mewujudkan kemaslahatan (maslahah), menegakkan keadilan, dan menjaga amanah dalam tata kelola negara.
Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana praktik naturalisasi pemain sepak bola berdasarkan peraturan hukum di Indonesia? 2) Bagaimana analisis fiqh siyasah terhadap praktik naturalisasi pemain sepak bola di Indonesia?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui praktik naturalisasi pemain sepak bola berdasarkan peraturan di Indonesia. 2) Untuk menganalisis pandangan fiqh siyasah terhadap praktik naturalisasi pemain sepak bola di Indonesia.
Metode yang pneeliti gunakan adalah yuridis-normatif, yang didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pendekatan yang digunakan yakni pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan Pendekatan konseptual (conceptual approach).
Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Dari sisi hukum positif, naturalisasi pemain sepak bola sebenarnya telah memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Undang-Undang nomor 12 tahun 2006 tentang kewarganegaraan republik Indonesia. namun demikian, pelaksanaanya di lapangan masih menyimpan berbagai permasalahan. 2). Jika ditinjau dari persepektif fiqh siyasah, kebijakan naturalisasi pemain sepak bola di Indonesia juga belum sepenuhnya selaras dengan nilai-nilai fundamental yang mendasari tata kelola pemerintahan dalam islam. dalam kerangka prinsip maslahah, sebuah kebijakan semestinya diarahkan untuk mewujudkan kemaslahatan yang bersifat jangka panjang dan berkesinambungan. namun kenyataanya, naturalisasi banyak didorong oleh kepentingan yang bersifat sementara.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180126 Tort Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Fathor Rahman |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 03:55 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 03:55 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58756 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
