ETIKA PELESTARIAN LINGKUNGAN BERBASIS GENDER DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF METODOLOGI KUPI

Ulfa Isnaini, Novia (2026) ETIKA PELESTARIAN LINGKUNGAN BERBASIS GENDER DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF METODOLOGI KUPI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Novia Ulfa Isnaini_222104010051.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kata Kunci: Metodologi fatwa KUPI, pelestarian lingkungan, Gender

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya problem kerusakan lingkungan yang tidak hanya disebabkan oleh eksploitasi alam secara berlebihan, tetapi juga berkaitan dengan ketimpangan relasi sosial dan gender dalam pengelolaan lingkungan. Dalam konteks tersebut, Al-Qur’an memiliki ajaran etis mengenai pelestarian lingkungan yang relevan untuk dikaji melalui perspektif gender. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an tentang etika pelestarian lingkungan berbasis gender berdasarkan metodologi fatwa KUPI serta mengkaji implikasinya terhadap problem ekologi kontemporer. Dalam penelitian ini fokus masalah yang dibahas diantaranya: 1. Bagaimana penafsiran ayat Al-Qur’an tentang etika pelestarian lingkungan berbasis gender berdasarkan metodologi fatwa KUPI 2. Bagaimana implikasi penafsiran Al-Qur’an terhadap penguatan etika pelestarian lingkungan berbasis gender dalam konteks problem ekologi kontemporer
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Al-Qur’an dan buku Metodologi Fatwa KUPI karya Faqihuddin Abdul Kodir, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan literatur lain yang relevan dengan tema ekologi, gender, dan tafsir Al-Qur’an. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat Al-Qur’an tentang larangan kerusakan (fasād), prinsip keseimbangan (mīzān), dan konsep keKhalīfahan manusia di bumi mengandung pesan universal tentang tanggung jawab ekologis seluruh manusia tanpa membedakan jenis kelamin. Melalui metodologi fatwa KUPI dengan pendekatan ma‘rûf, mubādalah, dan keadilan hakiki, penafsiran terhadap ayat-ayat ekologis melahirkan relasi yang adil, setara, dan inklusif antara laki-laki dan perempuan dalam menjaga lingkungan. Dengan demikian, metodologi fatwa KUPI mampu menghadirkan tafsir ekologis yang tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga pada transformasi sosial.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Metodologi fatwa KUPI, pelestarian lingkungan, Gender
Subjects: 05 ENVIRONMENTAL SCIENCES > 0599 other environmental sciences > 059999 Environmental Sciences not elsewhere classified
22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Novia Ulfa Isnaini
Date Deposited: 13 Jul 2026 04:24
Last Modified: 13 Jul 2026 04:24
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58777

Actions (login required)

View Item View Item