PERBEDAAN AKAL DAN MORAL ANTARA MANUSIA DAN HEWAN : TAFSIR QS. AL-A’RĀF AYAT 179 ( ANALISIS HERMENEUTIKA DOUBLE MOVEMENT FAZLUR RAHMAN )

Hasanah, Uswatun (2026) PERBEDAAN AKAL DAN MORAL ANTARA MANUSIA DAN HEWAN : TAFSIR QS. AL-A’RĀF AYAT 179 ( ANALISIS HERMENEUTIKA DOUBLE MOVEMENT FAZLUR RAHMAN ). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamad Siddiq Jember.

[img] Text
USWTUN HASANAH_222104010057.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK

Uswatun Hasanah, 2026 : Perbedaan Akal dan Moral antara Manusia dan Hewan Tafsir QS. Al-A’rāf Ayat 179 Melalui Analisis Hermeneutika Daouble Movement Fazlur Rahman.
Kata Kunci : Akal, Moral, manusia dan hewan, QS. Al-A’rāf Ayat 179, Hermeneutika Fazlur Rahman.

Akal merupakan anugerah Allah SWT yang membedakan manusia dari makhluk lainnya, khususnya hewan. Dengan akal, manusia memiliki kemampuan untuk berpikir, memahami, dan menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan moral serta tuntunan Ilahi. Namun, dalam realitas kehidupan modern, masih banyak manusia yang tidak menggunakan akal, hati, dan inderanya secara tepat sehingga terjerumus dalam berbagai penyimpangan moral. Dalam QS. Al-A’rāf Ayat 179 menggambarkan manusia yang mengabaikan fungsi akal dan potensi dirinya diperumpamakan seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkontekstualisasikan fungsi akal dan tanggung jawab moral manusia dalam menghadapi krisis moral pada kehidupan modern.
Fokus masalah yang diteliti dalam skrispi ini adalah : 1). Bagaimana perbedaan akal dan moral antara manusia dan hewan dalam QS. Al- Al-A’rāf ayat 179?. 2). Bagaimana Implikasi Penafsiran QS. Al- Al-A’rāf ayat 179 terhadap Hermeneutika Fazlur Rahman? Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mendeskripsikan perbedaan akal dan moral antara manusia dan hewan dalam QS. Al- Al-A’rāf ayat 179. 2). Untuk mendeskripsikan Implikasi Penafsiran QS. Al- Al-A’rāf ayat 179 terhadap Hermeneuntika Fazlur Rahman.
Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengunakan analisis pendekatan Hermeneutika Daouble Movement Fazlur Rahman yang bersifat deskriptif-analisis yaitu memberikan gambaran objek yang akan diteliti, kemudian menganalisis data tersebut. Adapun teknik pengumpulan data studi pustaka (library research), yaitu pengumpulan data melalui kajian terhadap berbagai literatur yang relevan dengan penelitian ini.
Penelitian ini memperoleh kesimpulan 1). Secara keseluruahn dalam kitab tafsir Ibnu katsir, ath-tbari, al-azhar, mafihul ghaibi, dan al-munir menegaskan pada QS. Al- Al-A’rāf ayat 179 bahwa perbedaan mendasar antara manusia dan hewan terletak pada potensi akal dan kesadaran moral yang dianugerahkan Allah SWT kepada manusia. 2). Melaui gerakan pertama hermeneutika daouble movement memahami makna ayat Al-Qur’an dengan mengkaji situasi permasalahan historis yang melatarbelakangi baik makro maupaun mikro. penulis mendapati 3 ideal moral dari QS. Al- Al-A’rāf ayat 179, dengan demikian, kewajiban mengoptimalkan potensi akal, kesadaran spritual, dan tanggung jawab atas pilihan hidup. Penerapan gerakan kedua penulis menunjukkan kontekstualisasi QS. Al- Al-A’rāf ayat 179 terhadap kehidupan modern, yaitu kegagalan manusia dalam memanfaatkan akal, hati, dan indera sehingga menyebabkan kemerosotan moral.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2203 Philosophy > 220307 Hermeneutic and Critical Theory
22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2203 Philosophy > 220315 Philosophy of Religion
22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220405 Religion and Society
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Uswatun Hasanah
Date Deposited: 13 Jul 2026 06:56
Last Modified: 13 Jul 2026 06:56
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58788

Actions (login required)

View Item View Item