Hadzik, Moh. Ishom (2026) Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mencegah Judi Online di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Jember Tahun Ajaran 2025/2026. Undergraduate thesis, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Prodi Pendidikan Agama Islam.
|
Text
Moh. Ishom Hadzik_212101010033.pdf Download (4MB) |
Abstract
Kata Kunci: judi online, Pendidikan Agama Islam, peran guru
Peran guru Pendidikan Agama Islam di SMKN 5 Jember sangat vital dalam mencegah maraknya judi online di lingkungan sekolah yang menjadi latar belakang penelitian ini. Fenomena ini, yang kian mengkhawatirkan, tidak hanya merusak etika dan moral pelajar, tetapi juga mengganggu konsentrasi belajar dan menurunkan prestasi akademik. Meskipun belum adanya kasus judi online yang terjadi di SMKN 5 Jember, perlu adanya pencegahan untuk menangkalnya, pendekatan pendidikan Islam harus memiliki solusi strategis, seperti memperkuat pembelajaran agama di sekolah, serta menyosialisasikan bahayanya, dan menerapkan kurikulum yang menggabungkan ilmu agama dengan wawasan tentang dampak negatif judi online.
Berdasarkan temuan tersebut, fokus dari penelitian ini adalah: 1) Bagaimana peran guru PAI sebagai pendidik dalam mencegah judi online di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Jember Tahun Ajaran 2025/2026?, 2) Bagaimana peran guru PAI sebagai model atau teladan dalam mencegah judi online di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Jember Tahun Ajaran 2025/2026?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Jember, dengan subyek kepala sekolah, waka kurikulum, guru PAI dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data memakai model Miles, Huberman dan Saldana yang mencakup kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian ini adalah: 1) Sebagai pendidik menunjukkan bahwa guru PAI di SMKN 5 Jember adalah dengan memasukkan bahaya judi online ke dalam materi akhlak tercela dan fikih dengan menggunakan metode Problem-Based Learning (PBL) melalui diskusi kelompok kecil. Selain itu, guru PAI juga bekerja sama secara intensif dengan guru BK dan wali kelas untuk memetakan siswa yang berisiko tinggi serta menangani kasus melalui pendekatan personal, religius, dan pemantauan perkembangan. Kendala yang dihadapi antara lain kemudahan akses digital, rendahnya literasi digital orang tua. 2) Guru PAI sebagai model atau teladan mencegah judi online dengan empat keteladanan: komitmen pribadi (tidak main gadget saat kerja), transparansi (bercerita dampak judi), pengelolaan waktu (interaksi atau baca Al-Qur'an saat istirahat), dan kepedulian sosial (mengingatkan rekan). Keteladanan juga diwujudkan dalam sholat berjamaah, penggunaan ponsel untuk aplikasi Al-Qur'an, edukasi lewat status WhatsApp, poster, serta aturan grup kelas. Dengan dukungan sekolah, dampaknya siswa berhenti judi online, malu karena gurunya tidak melakukannya, dan berani mengingatkan teman.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130202 Curriculum and Pedagogy Theory and Development 13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130211 Religion Curriculum and Pedagogy |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | mohamad ishom hadzik |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 03:10 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 03:10 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58938 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
