Arifah, Tita Amaliyah (2026) RESEPSI PENGURUS PONDOK PESANTREN AL-HUSNA DALAM PRAKTIK PEMBACAAN QS. AT-TAUBAH PADA KEGIATAN TA’ZĪRAN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Tita Amaliyah Arifah_204104010048.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas Resepsi Pengurus Pondok Pesantren Al-Husna Dalam Praktik Pembacaan QS. At-Taubah Pada Kegiatan Ta’zīran. Pembacaan QS. At-Taubah dalam kegiatan ta’zīran di Pondok Pesantren Al-Husna sebagai metode pembinaan santri yang melanggar aturan pesantren. Tradisi menarik dikaji karena Al-Qur’an tidak hanya dibaca sebagai ibadah, tetapi juga dihidupkan dalam praktik sosial keagamaan yang berfungsi sebagai media pendidikan dan intropeksi diri. Penelitian ini berfokus pada pemahaman makna pengasuh dan santri terhadap QS. At-Taubah sebagai media ta’zīran serta bagaimana resepsi mereka terhadap pembacaan surah tersebut sebagai bentuk intropeksi diri. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis perspektif pengasuh dan santri terhadap penerapan pembacaan QS. At-Taubah serta mengkaji dampaknya terhadap pembentukan karakter, disiplin, dan kesadaran spiritual santri. Fokus penelitian dalam kajian ini ialah; a) Bagaimana pemahaman makna pengasuh, asatidz dan santri Pondok Pesantren Mahasiswi Al-Husna Surah At-Taubah sebagai media ta’zīran sebagai bentuk intropeksi diri? b) Bagaimana resepsi pengasuh, asatidz dan santri Pondok Pesantren Mahasiswi Al-Husna Surah At-Taubah sebagai media ta’zīran sebagai bentuk intropeksi diri? Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap pengasuh, pengurus pesantren, dan santri, serta analisis dokumentasi terkait pelaksanaan tradisi pembacaan QS. At-Taubah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a) Surah At-Taubah dipahami oleh pengasuh dan asatidz sebagai landasan teologis dalam penerapan ta’zīran yang menekankan ketegasan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Sementara itu, santri memaknainya sebagai sarana introspeksi diri (muhasabah) yang berfungsi mengingatkan dan memperbaiki perilaku. b) Resepsi pengasuh, asatidz, dan santri menunjukkan bahwa Surah At-Taubah diterima bukan sekadar sebagai dasar hukuman, tetapi sebagai media pembinaan dan penyadaran diri. Hal ini mencerminkan bahwa ta’zīran dipahami sebagai proses edukatif yang membentuk karakter religius dan kedisiplinan santri.
Kata Kunci: Resepsi, Ta’zīran, Introspeksi,
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ms Tita Amaliyah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 03:27 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 03:27 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58949 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
