Pergeseran Tradisi Walimatul `Ursy Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Kedungringin Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi)

Wardany, Ahmad (2026) Pergeseran Tradisi Walimatul `Ursy Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Kedungringin Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi). Undergraduate thesis, UINKH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Ahmad Wardany_221102010063.pdf

Download (3MB)

Abstract

Ahmad Wardany, 2026 : Pergeseran Tradisi Walimatul `Ursy Perspektif Hukum
Islam (Studi kasus desa kedungringin kecamatan muncar kabupaten banyuwangi).
Kata kunci: Walimatul `Ursy, Pergeseran Tradisi, Hukum Islam.
Penelitian ini memiliki latar belakang adanya pergeseran tradisi Walimatul
`Ursy yang berada di Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, Kabupaten
Banyuwangi, yang awalnya berorientasi pada nilai ibadah, kesederhanaan, dan
rasa syukur, kini telah bergeser menjadi tuntutan sosial yang memiliki orientasi
pada kemewahan, prestise dan kini juga telah menjadi sebuah ladang untuk
mencari keuntungan.
Adapun permasalahan yang menjadi fokus kajian dalam penelitian ini
meliputi: 1) Bagaimana bentuk pergeseran tradisi Walimatul `Ursy di Desa
Kedungringin Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. 2) Apa saja faktor
penyebab terjadinya pergeseran tradisi Walimatul `Ursy di Desa Kedungringin
Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. 3) Bagaimana tinjauan hukum islam
terhadap pergeseran tradisi Walimatul `Ursy, khusus nya yang berada di Desa
Kedungringin Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. Yang selanjutnya
tujuan penelitian sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis bentuk
pergeseran tradisi Walimatul `Ursy yang terjadi di Desa Kedungringin Kecamatan
Muncar Kabupaten Banyuwangi. 2) Untuk mengetahui faktor apa saja yang
menyebabkan pergeseran tradisi Walimatul `Ursy di Desa Kedungringin
Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. 3) Untuk mengkaji bagaimana
tinjauan hukum islam terhadap pergeseran tradisi Walimatul `Ursy.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis
Empiris dengan pendekatan studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi, sehingga informasi yang
didapatkan bisa secara langsung dan akurat, sedangkan untuk analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini ada tiga, yaitu reduksi data, penyajian data, dan
yang terakhir penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian memiliki beberapa bentuk pergeseran. Pertama terjadinya
pergeseran makna dari yang awal mulanya ibadah kini sudah menjadi tuntutan
sosial. Kedua terjadinya pergeseran mengenai pelaksanaan nya yang awalnya
sederhana kini berubah menjadi modern dan cukup mewah. Ketiga terjadinya
pergeseran orientasi dari keberkahan menuju gengsi sosial. Dari beberapa
pergeseran tersebut terdapat juga faktor yang mempengaruhi meliputi pengaruh
moderenisasi, serta adanya tekanan sosial. Dalam perspektif hukum islam, praktik
Walimatul `Ursy pada dasarnya merupakan sunnah yang dianjurkan, namun,
pergeseran yang mengarah pada pemborosan, tekanan sosial, dan menjauh dari
nilai kesederhanaan tidak sejalan dengan prinsip syariah dan suah teramasuk
kedalam `Urf Fasid. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengembalikan
pelaksanaan Walimatul `Ursy sesuai dengan nilai syariat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal As-Syakhsyiyyah
Depositing User: Ahmad Wardany
Date Deposited: 15 Jul 2026 06:46
Last Modified: 15 Jul 2026 06:46
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59037

Actions (login required)

View Item View Item