Syahdiyah, Siti Nurhalizah Fadilatus (2026) Tinjauan Normatif Perlindungan Anak dan Perempuan dalam Kondisi Perang Perspektif Hukum Humaniter Internasional dan Fiqih Siyasah. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
FIXED PDF SKRIPSI wm.pdf Download (1MB) |
Abstract
Siti Nurhalizah Fadilatus Syahdiyah, 2026: Tinjauan Normatif Perlindungan Anak dan Perempuan Dalam Kondisi Perang Persepektif Hukum Humaniter Internasional dan Fiqih Siyasah
Kata kunci: Perlindungan Anak dan Perempuan, Hukum Humaniter Internasional Fiqih Siyasah, dan Kepastian Hukum Perlindungan anak-anak dan perempuan dalam situasi perang merupakan suatu isu penting dalam hukum humaniter internasional dan fiqih siyasah, hukum humaniter menetapkan aturan dan pedoman untuk melindungi kelompok rentan termasuk anak-anak dan perempuan. Di sisi lain fiqih siyasah yang merupakan cabang hukum Islam memberikan konsep perlindungan yang tidak hanya bersifat hukum namun juga memiliki sifat yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika. Kepastian hukum menuntut setiap peraturan harus dirumuskan secara jelas, tegas, pasti dan tidak menimbulkan multitafsir sehingga bisa dijadikan pedoman. Dengan demikian diperlukan kajian normatif untuk menganalisis apakah pengaturan tersebut telah selaras dengan kepastian hukum.
Fokus penelitian terdiri dari: 1) Bagaimana bentuk perlindungan anak dan perempuan dalam kondisi perang persepektif hukum humaniter internasional dan fiqih siyasah? 2) Apakah pengaturan bentuk perlindungan terhadap perempuan dan anak dalam kondisi perang telah selaras dengan prinsip kepastian hukum?
Tujuan penelitian ini untuk: 1) Menganalisis bagaimana bentuk perlindungan yang diatur dalam perspektif hukum humaniter internasional dan fiqih siyasah, 2) Menganalisis apakah pengaturan bentuk perlindungan yang terdapat dalam hukum humaniter internasional dan fiqih siyasah telah selaras dengan prinsip kepastian hukum Metode penelitian yang digunakan yakni yuridis normatif menempatkan hukum sebagai sebuah peraturan, norma dan asas yang wajib diterapkan, didukung oleh bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Pendekatan yang digunakan berupa pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach), teknik pengumpulan bahan yang digunakan adalah (library research)
Hasil pembahasan dari penelitian ini yaitu: 1) Bentuk perlindungan anak dan perempuan perspektif hhi meliputi larangan kepada para pihak yang terlibat konflik untuk menjadikan anak dan perempuan sebagai sasaran militer, penyiksaan, dan kekerasan lainnya yang telah diatur dalam konvensi jenewa dan protokol tambahan I dan II. Sedangkan aturan perlindungan menurut fiqih siyasah mengatur tidak
menjadikan anak dan perempuan sebagai korban dari konflik perang yang telah di riwayatkan oleh Nabi SAW yang terdapat dalam al-Quran dan Hadis. 2) Keselarasan bentuk perlindungan antara hukum humaniter internasional dan fiqih siyasah dengan teori kepastian hukum Gustav Radbruch, meliputi adanya subjek hukum yang memperoleh perlindungan terdiri dari anak-anak dan perempuan,bentuk perlindungan yang diberikan serta hak dan kewajiban bagi para pihak yang bersengketa sehingga norma tersebut dapat dijadikan pedoman
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180108 Constitutional Law 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180116 International Law (excl. International Trade Law) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Siti Nurhalizah Fadilatus Syahdiyah |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 06:54 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 06:54 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59047 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
