Hasanah, Maulidatul (2026) PERSEPSI GENERASI Z DI KABUPATEN JEMBER TERHADAP PERKAWINAN BEDA AGAMA. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Maulidatul Hasanah_221102010024.pdf Download (4MB) |
Abstract
Maulidatul Hasanah, 2026: Persepsi Generasi Z Di Kabupaten Jember Terhadap Perkawinan Beda Agama
Kata Kunci: Persepsi, Generasi Z, Perkawinan Beda Agama.
Perkawinan beda agama merupakan fenomena sosial yang terus berkembang di Indonesia, khususnya di kalangan Generasi Z. Perkembangan teknologi informasi, interaksi sosial yang semakin luas, serta meningkatnya sikap terbuka terhadap keberagaman menyebabkan Generasi Z memiliki pandangan yang beragam terhadap perkawinan beda agama. keterbukaan tersebut seringkali berbenturan dengan norma agama dan regulasi hukum yang membatasi praktik tersebut. Kondisi ini menjadikan persepsi Generasi Z di Kabupaten Jember sebagai objek kajian yang penting untuk memahami bagaimana Generasi Z memaknai dan menyikapi perkawinan beda agama di tengah dinamika sosial dan hukum yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman Generasi Z terhadap perkawinan beda agama, menganalisis faktor-faktor sosial yang membentuk persepsi mereka, serta memahami pandangan Generasi Z terhadap perkawinan beda agama dalam kaitannya dengan nilai agama dan hukum di Indonesia.
Fokus penelitian dalam skripsi ini yakni: 1) Bagaimana pemahaman Generasi Z di Kabupaten Jember terhadap perkawinan beda agama? 2) Bagaimana faktor-faktor sosial membentuk persepsi Generasi Z di Kabupaten Jember terhadap perkawinan beda agama? 3) Bagaimana persepsi Generasi Z di Kabupaten Jember terhadap perkawinan beda agama dalam kaitannya dengan nilai agama serta hukum di Indonesia?.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Proses pengumpulan data di hasilkan melalui data lapangan seperti hasil wawancara kepada 15 informan, angket/kuisioner kepada 100 responden dan dokumentasi pada Generasi Z di Kabupaten Jember.
Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa (1) Pemahaman Generasi Z terhadap perkawinan beda agama menunjukkan pandangan yang beragam, mulai dari yang memandangnya sebagai hak individu dan fenomena sosial modern hingga yang menganggapnya bertentangan dengan nilai agama serta berpotensi menimbulkan konflik dalam rumah tangga (2) Faktor sosial seperti keluarga, lingkungan pendidikan, teman sebaya, dan media sosial memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi Generasi Z terhadap perkawinan beda agama, terutama dalam membangun sikap toleransi maupun penolakan terhadap perbedaan agama (3) Persepsi Generasi Z terhadap perkawinan beda agama menunjukkan bahwa nilai agama dan hukum di Indonesia masih menjadi faktor dominan dalam menentukan sikap terhadap perkawinan beda agama, meskipun sebagian informan memandang perkawinan sebagai hak personal individu.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012820 Nikah Beda Agama (Inter-Religious Marriage) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Maulidatul Hasanah Maulidatul hasanah |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 02:12 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 02:12 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59092 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
