Soliha, Nikmatus (2026) Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pasangan Suami Istri Penyandang Disabilitas (Studi Kasus di KUA Rambipuji Kab. Jember). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember.
|
Text
SKRIPSI NIKMATUS SOLIHA 221102010051.pdf Download (5MB) |
Abstract
Nikmatus Soliha, 2026 : Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pasangan Suami Istri Penyandang Disabilitas (Studi Kasus di KUA Rambipuji Kab. Jember).
Kata kunci: Bimbingan Perkawinan, Penyandang Disabilitas.
Seiring perkembangan zaman belum adanya regulasi yang secara khusus mengatur teknis pelaksanaan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin penyandang disabilitas, Kantor Urusan Agama (KUA) menghadapi kesulitan. Pelaksanaan bimbingan juga cenderung dilakukan secara seadanya, tanpa adanya perencanaan dan persiapan yang matang. Maka kurangnya perhatian terhadap hal tersebut berpotensi pada efektivitasnya pelaksanaan bimbingan perkawinan bagi penyandang disabilitas.
Fokus penelitian dalam penelitian ini ada dua hal, yaitu: 1) Bagaimana pelaksanaan bimbingan perkawinan bagi calon pasangan suami istri penyandang disabilitas di KUA Rambipuji? 2) Apa faktor pebdukung dan penghambat bagi KUA Rambipuji dalam menangani bimbingan perkawinan bagi calon suami istri penyandang disabilitas?
Tujuan penelitian ini ialah: 1) Untuk mengetahui bagaimana KUA Rambipuji melakukan pelaksanaan bimbingan perkawinan bagi calon pasangan suami istri penyandang disabilitas. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat bagi KUA Rambipuji dalam menangani bimbingan perkawinan bagi calon pasangan suami istri penyandang disabilitas.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan field research yakni penelitian lapangan, di mana data diperoleh dari wawancara dan dokumentasi melalui pihak-pihak yang terkait, yakni keluarga besar KUA Rambipuj yakni: Kepala KUA, penyuluh dan penghulu serta mahasiswa aktif dari Universitas PGRI Argopuro Jember.
Hasil penelitian bermuara pada kesimpulan: KUA Jember masih belum sepenuhnya optimal karena dua kendala utama: kurangnya SDM yang memahami kebutuhan dan cara berkomunikasi dengan penyandang disabilitas, serta terbatasnya fasilitas pendukung yang membuat layanan belum efektif.Untuk mengatasi hal tersebut dan memenuhi standar pelayanan, KUA Rambipuji perlu menerapkan tiga langkah utama: Menjalankan program Revitalisasi KUA Tahun 2021 guna meningkatkan kualitas pelayanan, sarana prasarana, dan standar layanan publik yang lebih baik, mewujudkan prinsip aksesibilitas sesuai UU No. 8 Tahun 2016, yaitu memberikan kemudahan, kegunaan, keselamatan, dan mendukung kemandirian penyandang disabilitas, dan merealisasikan pengaturan aksesibilitas fisik dan non fisik sesuai PP No. 43 Tahun 1998, agar layanan informasi, sarana, dan prasarana dapat diakses dan dimanfaatkan sepenuhnya oleh penyandang disabilitas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180101 Aboriginal and Torres Strait Islander Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Mrs Nikmatus Soliha |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:38 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 03:38 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59121 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
