ANALISIS SOSIOLOGI HUKUM DAN FIQIH MUNAKAHAT TERHADAP NAFKAH DARI HASIL MENGEMIS (STUDI KASUS DI DESA PARAGAAN DAYA KAB SUMENEP)

Rohmawati, Devi Nur (2026) ANALISIS SOSIOLOGI HUKUM DAN FIQIH MUNAKAHAT TERHADAP NAFKAH DARI HASIL MENGEMIS (STUDI KASUS DI DESA PARAGAAN DAYA KAB SUMENEP). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER.

[img] Text
DEVI NUR ROHMAWATI_NIM.222102010019.pdf

Download (4MB)

Abstract

DEVI NUR ROHMAWATI, 2026: Analisis Sosiologi Dan Fiqih Munakahat Atas Pemberian Nafkah Dari Hasil Mengemis ( Studi Di Desa Paragaan Daya Kab Sumenep)
Kata Kunci : Nafkah, Mengemis, Sosiologi hukum, Fiqh munakahat.
Fenomena mengemis di Desa Pragaan Daya Kabupaten Sumenep menjadi perhatian karena aktivitas tersebut dijadikan sebagai sumber utama pemenuhan nafkah keluarga dan telah berlangsung secara turun-temurun. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara norma hukum dan realitas sosial, sebab dalam hukum Islam maupun hukum positif Indonesia, praktik mengemis pada dasarnya tidak dibenarkan kecuali dalam keadaan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik mengemis sebagai sumber nafkah keluarga, memahami persepsi keluarga pengemis terhadap larangan mengemis, serta menganalisis praktik tersebut berdasarkan perspektif sosiologi hukum dan fiqih munakahat.
Fokus penelitian ini yaitu: 1) bagaimana praktik mengemis sebagai sumber pemenuhan nafkah keluarga dilakukan di Desa Pragaan Daya Sumenep; 2) bagaimana persepsi, sikap, dan justifikasi keluarga pengemis terhadap larangan mengemis menurut hukum Islam dan hukum positif memengaruhi praktik pemenuhan nafkah keluarga; dan 3) bagaimana tinjauan sosiologi hukum dan fiqih munakahat terhadap praktik mengemis di Desa Pragaan Daya Sumenep.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui praktik mengemis sebagai sumber pemenuhan nafkah keluarga di Desa Pragaan Daya Sumenep; 2) mengidentifikasi dan memahami persepsi, sikap, serta justifikasi keluarga pengemis terhadap larangan mengemis menurut hukum Islam dan hukum positif dalam pemenuhan kewajiban nafkah keluarga; dan 3) menganalisis praktik mengemis di Desa Pragaan Daya Sumenep berdasarkan perspektif sosiologi hukum dan fiqih munakahat.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan Sosiologi hukum jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik.
Kesimpulan menunjukkan bahwa: 1) praktik mengemis di Desa Pragaan Daya telah menjadi budaya turun-temurun yang dijadikan sumber utama nafkah keluarga karena dipengaruhi faktor ekonomi, budaya, dan terbatasnya kesempatan kerja; 2) masyarakat cenderung menganggap hasil mengemis tetap dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban nafkah meskipun mengetahui adanya larangan dalam hukum Islam dan hukum positif; 3) dari perspektif sosiologi hukum, fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum dan realitas sosial, sedangkan menurut fiqih munakahat, nafkah dari hasil mengemis hanya dibolehkan dalam keadaan darurat dan tidak layak dijadikan profesi tetap.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Mis Devi nur Rohmawati
Date Deposited: 20 Jul 2026 04:32
Last Modified: 20 Jul 2026 04:32
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59249

Actions (login required)

View Item View Item