Peristiwa kosmik Hari Kiamat dalam Al-Qur'an (Studi Tafsir Mawḍū'ī)

Naksabandi, Ahmad Mahrus (2026) Peristiwa kosmik Hari Kiamat dalam Al-Qur'an (Studi Tafsir Mawḍū'ī). Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Ahmad Mahrus Naksabandi_213104010005.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kata kunci: Peristiwa kosmik, hari kiamat, tafsir mawḍū'ī, Al-Qur'an, kosmologi.

Al-Qur'an menggambarkan hari kiamat sebagai peristiwa kehancuran total alam semesta yang mencakup berbagai peristiwa kosmik. Gambaran-gambaran tersebut tersebar di berbagai surah dan memiliki kandungan yang kaya secara teologis maupun kosmologis. Kajian terhadap ayat-ayat tersebut menjadi semakin relevan karena terdapat titik temu antara deskripsi Al-Qur'an dan beberapa teori tentang akhir alam semesta. Peristiwa kosmik hari kiamat dalam Al-Qur'an perlu dikaji secara komprehensif melalui pendekatan tafsir tematik agar pesan-pesan yang terkandung di dalamnya dapat dipahami secara utuh.
Penelitian ini memfokuskan kajian pada dua rumusan masalah, yaitu 1) bagaimana penafsiran para mufasir terhadap ayat-ayat tentang peristiwa kosmik hari kiamat dalam Al-Qur'an, dan 2) bagaimana relevansi ayat-ayat peristiwa kosmik hari kiamat dengan teori kosmologi modern.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer yang digunakan adalah ayat-ayat Al-Qur'an tentang peristiwa kosmik hari kiamat beserta tiga kitab tafsir mu'tabar, yaitu Tafsir Al-Azhar, Tafsir Al-Misbah, dan Tafsir Al-Munir. Sumber data sekunder meliputi buku, skripsi, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan topik penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode content analysis yang dipadukan dengan pendekatan tafsir mawḍū'ī (tematik) sebagaimana dirumuskan oleh Dr. Abdul Mustaqim.
Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, para mufasir menafsirkan peristiwa kosmik hari kiamat dengan penekanan yang saling melengkapi. Buya Hamka menekankan dimensi eskatologis setiap peristiwa kosmik sebagai tanda nyata datangnya hari pembalasan. M. Quraish Shihab menganalisis fenomena tersebut sebagai gambaran kehancuran total sistem kosmos melalui pendekatan linguistik dan semantik yang mendalam. Wahbah Zuhaili memberikan perhatian khusus pada aspek balaghah dan munasabah antarsurat. Ibnu Katsir menegaskan bahwa seluruh peristiwa kosmik merupakan tanda berakhirnya ketetapan hukum Allah atas tatanan alam semesta. Kedua, terdapat relevansi konseptual yang kuat antara peristiwa kosmik hari kiamat dalam Al-Qur'an dengan tiga skenario utama kosmologi modern. Gambaran padamnya matahari dan bintang-bintang berkorelasi dengan skenario Big Freeze. Gambaran bersatunya matahari dan bulan berkorelasi dengan skenario Big Crunch. Gambaran terbelahnya langit dan berserakannya bintang berkorelasi dengan skenario Big Rip. Adapun tiupan sangkakala dalam Surah Al-Haqqah menunjukkan pola pemicu tunggal yang memicu rangkaian kehancuran kosmik secara berurutan, sejalan dengan cara kerja variabel energi gelap yang menentukan skenario akhir alam semesta dalam kosmologi modern.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Fahreza Ali
Date Deposited: 21 Jul 2026 02:15
Last Modified: 21 Jul 2026 02:15
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59280

Actions (login required)

View Item View Item