PRAKTIK PEMBERIAN HIBAH WARIS DI DESA SERUT KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM (KHI)

Salwa, Salwa (2026) PRAKTIK PEMBERIAN HIBAH WARIS DI DESA SERUT KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM (KHI). Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.

[img] Text
Salwa_212102010025.pdf

Download (5MB)

Abstract

Salwa,2026. Praktik Pemberian Hibah Waris di Desa Serut Kecamatan Panti Kabupaten Jember Perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI).
Kata kunci: Hibah Waris, Kompilasi Hukum Islam, Desa Serut

Praktik pemberian hibah oleh orang tua kepada anak ketika masih hidup banyak dilakukan masyarakat sebagai alternatif pembagian harta untuk menghindari sengketa waris setelah pewaris meninggal dunia. Praktik tersebut juga berkembang di Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, dengan mempertimbangkan musyawarah keluarga serta kepastian hukum melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI), hibah dari orang tua kepada anak dapat diperhitungkan sebagai warisan sebagaimana diatur dalam Pasal 211 KHI. Kondisi tersebut menjadi dasar dilakukannya penelitian mengenai praktik hibah waris berdasarkan perspektif Kompilasi Hukum Islam.
Fokus Penelitian ini yaitu 1) Apa yang melatarbelakangi masyarakat Desa Serut menggunakan pembagian harta dengan cara hibah waris? 2) Bagaimana praktik pemberian hibah waris di Desa Serut ? 3) Bagaimana praktik pemberian hibah waris di Desa Serut perspektif Kompilasi Hukum Islam ?
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui faktor yang melatarbelakangi praktik hibah waris,2) mendeskripsikan pelaksanaan praktik hibah waris di Desa Serut, 3) menganalisis kesesuaiannya Praktik hibah waris dengan ketentuan Kompilasi Hukum Islam.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif jenis yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) praktik hibah waris di Desa Serut dilatarbelakangi oleh keinginan orang tua untuk mencegah konflik keluarga, menjaga keharmonisan, membantu kebutuhan ekonomi anak, serta memberikan kepastian hukum atas kepemilikan harta melalui PTSL. 2) Pelaksanaan hibah dilakukan melalui musyawarah keluarga dengan melibatkan pihak terkait sebelum harta didaftarkan secara administratif. 3) Ditinjau dari perspektif Kompilasi Hukum Islam, praktik tersebut pada umumnya telah sesuai dengan ketentuan Pasal 210 ayat (1), Pasal 211, Pasal 212, dan Pasal 213 KHI. Namun, pada beberapa kasus masih ditemukan pemberian hibah yang melebihi ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 210 ayat (2) KHI sehingga belum sepenuhnya memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Salwa Salwa
Date Deposited: 21 Jul 2026 07:13
Last Modified: 21 Jul 2026 07:13
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59295

Actions (login required)

View Item View Item