Menjaga Persahabatan Perspektif Al-Qurṭubī dalam Surah Al-Ḥujurāt

Ubaidillah, Muhammad (2026) Menjaga Persahabatan Perspektif Al-Qurṭubī dalam Surah Al-Ḥujurāt. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Muhammad Ubaidillah_213104010004.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kata kunci: Persahabatan, Al-Qurṭubī, Surah Al-Ḥujurāt, Tafsir Tematik, Etika Sosial
Persahabatan merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial manusia yang rentan terhadap konflik akibat kesalahan komunikasi, prasangka, dan perilaku negatif lainnya. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup memberikan prinsip-prinsip dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, salah satunya melalui Surah Al-Ḥujurāt. Dalam hal ini, penafsiran Al-Qurṭubī menjadi penting untuk dikaji karena memberikan penjelasan yang komprehensif terkait etika sosial dalam Islam.
Fokus Penelitian ini adalah: 1) Bagaimana menjaga persahabatan perspektif Al-Qurṭubī dalam surah Al-Ḥujurāt? 2) Bagaimana relevansi pemikiran Al-Qurṭubī tentang menjaga persahabatan terhadap tatanan sosial saat ini?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan adalah tafsir tematik (mawḍū’ī) dengan menghimpun ayat-ayat dalam Surah Al-Ḥujurāt yang berkaitan dengan persahabatan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kitab Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān karya Al-Qurṭubī, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan literatur lain yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep menjaga persahabatan menurut Al-Qurṭubī dalam Surah Al-Ḥujurāt mencakup empat prinsip utama: (1) adab sebagai fondasi persahabatan, seperti menjaga ucapan dan sikap dalam berinteraksi; (2) pentingnya verifikasi informasi (tabayyun) dan rekonsiliasi (islah) dalam menyelesaikan konflik; (3) larangan terhadap perilaku yang merusak hubungan sosial seperti mengolok-olok, mencela, berprasangka buruk, mencari-cari kesalahan, dan menggunjing; serta (4) penegasan bahwa seluruh orang beriman adalah bersaudara yang harus dijaga kehormatannya. Adapun relevansi pemikiran Al-Qurṭubī dalam konteks sosial saat ini terlihat pada kemampuannya menjawab berbagai problem sosial modern, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan perundungan, terutama dalam ruang digital. Prinsip-prinsip yang ditawarkan Al-Qurṭubī dapat menjadi landasan etika dalam membangun hubungan sosial yang harmonis, berkeadaban, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Fahreza Ali
Date Deposited: 29 Jul 2026 07:21
Last Modified: 29 Jul 2026 07:21
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59429

Actions (login required)

View Item View Item