Damayanti, Vina (2026) ANALISIS EFISIENSI OPERASIONAL BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) DENGAN METODE DEA (DATA ENVELOPMENT ANALYSIS) MODEL BCC (BANKER, CHARNES & COOPER) PERIODE 2021-2025. Undergraduate thesis, UIN Khas Jember.
|
Text
Vina Damayanti_223105010001.pdf Download (4MB) |
Abstract
viii
ABSTRAK
Vina Damayanti, Agung Parmono, 2026 : Analisis Efisiensi Operasional Bank Syariah Indonesia (BSI) Dengan Metode DEA (Data Envelopment Analysis) Model BCC (Banker, Charnes & Cooper) Periode 2021-2025.
Kata Kunci : Efisiensi Operasional, Metode DEA, Model BCC
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi operasional Bank Syariah Indonesia (BSI) selama periode 2021–2025 dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) model BCC (Banker, Charnes, and Cooper). Efisiensi operasional menjadi indikator penting dalam menilai kemampuan bank dalam mengelola sumber daya secara optimal guna menghasilkan output yang maksimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan BSI periode 2021–2025. Variabel input yang digunakan meliputi total aset dan biaya operasional, sedangkan variabel output terdiri dari pendapatan operasional dan pembiayaan.
Metode DEA model BCC digunakan karena mampu mengukur efisiensi relatif suatu unit pengambilan keputusan (Decision Making Unit/DMU) dengan mempertimbangkan kondisi Variable Return to Scale (VRS), sehingga lebih sesuai digunakan dalam mengukur efisiensi operasional perbankan syariah yang memiliki skala operasi berbeda-beda. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan intermediasi, yaitu melihat bank sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi operasional BSI berdasarkan model BCC mengalami fluktuasi selama periode pengamatan. Pada tahun 2021, 2024, dan 2025 BSI mencapai tingkat efisiensi optimal dengan skor 1,000, sedangkan pada tahun 2022 dan 2023 masing-masing memperoleh skor 0,985 dan 0,991. Nilai rata-rata efisiensi selama periode penelitian sebesar 0,995, yang menunjukkan bahwa secara umum BSI telah beroperasi secara efisien, meskipun pada beberapa periode masih ditemukan tingkat inefisiensi yang relatif kecil.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa BSI memiliki kinerja operasional yang sangat baik dalam mengelola input untuk menghasilkan output secara optimal, sehingga mampu mendukung daya saing dan keberlanjutan industri perbankan syariah di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140207 Financial Economics |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah |
| Depositing User: | Vina Damayanti |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 01:47 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 01:47 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59564 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
