Gunawan Wibisono, Mirza (2026) SISTEM PENGENDALIAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK BERBASIS TIM KOORDINATOR KETERTIBAN (KORTIB) DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 BANYUWANGI. Undergraduate thesis, FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN.
|
Text
Mirza Gunawan Wibisono_222101030103.pdf Download (4MB) |
Abstract
Mirza Gunawan Wibisono, 2026: Sistem Pengendalian Kedisiplinan Peserta Didik Berbasis Tim Koordinator Ketertiban (KORTIB) di Madrasah Aliyah Negeri 2 Banyuwangi.
Kata Kunci: Sistem Pengendalian, Kedisiplinan Peserta Didik, Koordinator Ketertiban (KORTIB)
Kedisiplinan merupakan cerminan pembentukan karakter dan tanggung jawab peserta didik, sehingga pengendaliannya menjadi komponen penting dalam manajemen pendidikan. Dalam praktiknya, sekolah masih menghadapi persoalan seperti keterlambatan, pelanggaran tata tertib, dan membolos, sehingga diperlukan sistem pengelolaan yang terencana dan melibatkan semua pihak. MAN 2 Banyuwangi menjawab persoalan ini melalui Tim Koordinator Ketertiban (KORTIB), yaitu tim peserta didik yang membantu guru dan pihak kesiswaan mengawasi kedisiplinan. Namun, kajian tentang model pengendalian disiplin berbasis tim yang melibatkan siswa secara langsung seperti KORTIB masih terbatas.
Fokus penelitian ini meliputi: (1) peran, tugas, dan mekanisme kerja KORTIB dalam sistem manajemen disiplin; (2) desain model pengendalian disiplin berbasis KORTIB; dan (3) faktor pendukung dan penghambat penerapannya di MAN 2 Banyuwangi. Berdasarkan fokus tersebut, penelitian bertujuan menganalisis peran, tugas, dan mekanisme kerja KORTIB; mengidentifikasi desain model pengendalian disiplin yang terstruktur dan sistematis; serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat penerapannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian lapangan. Subjek ditentukan secara purposive, yaitu kepala madrasah, wakil kepala bidang kesiswaan, ketua dan anggota KORTIB, serta guru BK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis dengan kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) KORTIB berperan sebagai ujung tombak pengendalian disiplin melalui pengawasan preventif dan represif serta penanganan berjenjang bersama wali kelas dan BK; (2) desain model KORTIB terstruktur dengan divisi keamanan, kedisiplinan, humas, dan cyber, serta evaluasi berkala mingguan dan semesteran; (3) faktor pendukung bersifat sistemik, yaitu kolaborasi lintas unsur, dukungan kebijakan, dan sarana memadai, sedangkan faktor penghambat bersifat individual, yaitu rendahnya kesadaran internal sebagian kecil siswa, yang direspons melalui konseling BK dan keterlibatan orang tua. Simpulan penelitian ini, model KORTIB di MAN 2 Banyuwangi efektif dan berkelanjutan karena memadukan kontrol eksternal (pengawasan dan sanksi) dengan pembinaan internal (konseling dan kesadaran moral) dalam ekosistem kelembagaan yang partisipatif, sehingga layak direkomendasikan sebagai praktik baik (best practice) manajemen kedisiplinan di madrasah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130106 Secondary Education |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Gunawan Wibisono Mirza |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 01:24 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 01:24 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59598 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
