PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL INTRA KELUARGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA

ayu, yunawirul (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL INTRA KELUARGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER.

[img] Text
SKRIPSI AYU YUNAWIRUL NIM. 221102010031.pdf

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK
Ayu yunawirul laila, NIM: 221102010031 “Perlindungan Hukum Terhadap
Anak Korban Kekerasan Seksual Intra Keluarga Perspektif Hukum Positif
Dan Hukum Islam Di Indonesia”.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Anak Korban, Kekerasan Seksual Intra
Keluarga, Hukum Positif, Hukum Islam.
Kekerasan seksual terhadap anak dalam lingkungan keluarga merupakan
permasalahan serius karena keluarga seharusnya menjadi tempat yang
memberikan rasa aman dan perlindungan. Kedekatan hubungan serta
ketergantungan anak terhadap pelaku sering kali membuat korban kesulitan
mengungkapkan kejadian yang dialaminya. Oleh karena itu, diperlukan
perlindungan hukum untuk menjamin hak dan pemulihan anak korban kekerasan
seksual intra keluarga.
Fokus penelitian ini adalah perlindungan hukum terhadap anak korban
kekerasan seksual intra keluarga berdasarkan hukum positif di Indonesia dan
perspektif hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk
perlindungan hukum bagi korban berdasarkan kedua perspektif tersebut. Kajian
ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan
hak dan perlindungan anak korban kekerasan seksual intra keluarga.
Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan jenis
penelitian kepustakaan (library research). Pendekatan yang digunakan meliputi
pendekatan yuridis normatif dan konseptual. Bahan hukum primer, sekunder, dan
tersier dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan
pola pikir induktif untuk memperoleh kesimpulan sesuai dengan permasalahan
penelitian.
Penelitian menunjukkan bahwa hukum positif di Indonesia memberikan
perlindungan melalui KUHP, Undang-Undang Perlindungan Anak, dan Undang-
Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Perlindungan tersebut meliputi
penegakan hukum terhadap pelaku serta pendampingan dan pemulihan korban.
Dalam hukum Islam, kekerasan seksual intra keluarga merupakan perbuatan yang
dilarang dan bertentangan dengan tujuan syariat dalam menjaga jiwa, kehormatan,
dan keturunan. Dengan demikian, diperlukan penegakan hukum dan kerja sama
berbagai pihak untuk menjamin hak serta pemulihan anak korban.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: ms Ayu yunawirul laila
Date Deposited: 23 Oct 2026 01:46
Last Modified: 23 Oct 2026 01:46
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59615

Actions (login required)

View Item View Item