Kurniawan, Rafly (2026) PEMENUHAN HAK DAN KEWAJIBAN PASANGAN SUAMI ISTRI PADA PERNIKAHAN JARAK JAUH (Di Desa Tempurejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember). Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Rafly Kurniawan_222102010053.pdf Download (1MB) |
Abstract
Rafly Kurniawan, 2026: Pemenuhan Hak dan Kewajiban Pasangan Suami Istri
Pada Pernikahan Jarak Jauh (Di Desa Tempurejo Kecamatan Tempurejo
Kabupaten Jember
Kata Kunci: Hak dan Kewajiban Suami Istri, Pernikahan Jarak Jauh
Perubahan dalam kondisi sosial dan ekonomi mendorong banyak pasangan
suami istri menjalani pernikahan jarak jauh long distance marriage (LDM) sebagai
konsekuensi dari tuntutan pekerjaan. Keadaan tersebut memunculkan berbagai
tantangan dalam pelaksanaan hak dan kewajiban suami istri, khususnya yang
berkaitan dengan pemenuhan nafkah lahir dan batin, intensitas komunikasi,
pembagian peran dalam rumah tangga, serta usaha menjaga keharmonisan keluarga.
Fenomena tersebut juga ditemukan di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo,
Kabupaten Jember, dimana sejumlah pasangan memilih untuk tinggal terpisah
sementara waktu sebagai upaya memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
Fokus penelitian: 1) Bagaimana bentuk pelaksanaan pemenuhan hak dan
kewajiban pasangan suami istri pada pernikahan jarak jauh di Desa Tempurejo
Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember?, 2) Faktor-Faktor apa saja yang
menjadi pendukung dan penghambat pemenuhan hak dan kewajiban pasangan
suami istri pada pernikahan jarak jauh di Desa Tempurejo Kecamatan Tempurejo
Kabupaten Jember?, 3) Bagaimana strategi yang dilakukan oleh pasangan suami
istri dalam memenuhi hak dan kewajiban selama menjalani pernikahan jarak jauh
di Desa Tempurejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember?
Tujuan penelitian untuk menganalisis pelaksanaan pemenuhan hak dan
kewajiban, faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya,
serta mengkaji strategi yang diterapkan oleh pasangan suami istri dalam menjalani
pernikahan jarak jauh di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten
Jember.
Metode penelitian ini adalah hukum empiris dengan menggunakan
pendekatan sosiologi hukum. Data penelitian diperoleh melalui teknik wawancara
dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji
menggunakan teknik triangulasi sumber.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk pelaksanaan
pemenuhan nafkah lahir dengan melalui pengiriman uang sesuai kemampuan
suami. Sedangkan pemenuhan nafkah batin melalui komunikasi telepon dan video
call untuk menjaga kedekatan emosional, memberikan perhatian, serta
mempertahankan keharmonisan rumah tangga, 2) Faktor pendukung meliputi
komunikasi yang baik, kepercayaan, dan komitmen, sedangkan faktor penghambat
meliputi keterbatasan untuk bertemu, gangguan komunikasi, perubahan peran, dan
tekanan sosial, 3) Strategi yang dilakukan pasangan meliputi menjaga komunikasi
rutin, menyelesaikan konflik melalui musyawarah, membangun kepercayaan,
memperkuat komitmen, membagi peran secara fleksibel, mengatur waktu
pertemuan, dan menjaga kestabilan emosional. Dengan demikian, pada pernikahan
jarak jauh hak maupun kewajiban bisa terpenuhi dan terlaksana lewat adaptasi,
kerja sama, serta tanggung jawab bersama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180101 Aboriginal and Torres Strait Islander Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Rafly Kurniawan |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 06:55 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 06:55 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59630 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
