Rozikin, Achmad Khoirur (2026) IMPLIKASI DISPENSASI NIKAH TERHADAP PEMENUHAN WAJIB BELAJAR 12 TAHUN ANALISIS HUKUM KELUARGA DAN HUKUM PENDIDIKAN (STUDI KASUS KELURAHAN KALIPURO KABUPATEN BANYUWANGI). Undergraduate thesis, Fakultas Syariah.
|
Text
skripsi rozikin WM.pdf Download (3MB) |
Abstract
Achmad Khoirur Rozikin, 2026: Implikasi Dispensasi Nikah Terhadap Pemenuhan Wajib Belajar 12 Tahun Analisis Hukum Keluarga Dan Hukum Pendidikan (Studi Kasus Desa Kalipuro Kabupaten Banyuwangi)
Kata kunci: Dispensasi Nikah, Pendidikan, Wajib Belajar, Hukum Keluarga, Hukum Pendidikan
Dispensasi nikah merupakan pengecualian dari ketentuan batas usia minimal perkawinan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 perubahan atas undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan disebutkan bahwa perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria dan wanita mencapai umur 19 tahun. Dalam praktiknya, dispensasi nikah ini masih sering diberikan dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap pemenuhan hak pendidikan anak mengenai wajib belajar 12 tahun, sebagaimana di atur dalam peraturan pemerintah nomor 47 tahun 2008 tentang wajib belajar
Dalam Penelitian ini berfokus untuk meneliti: 1. Bagaimana praktek terjadinya dispensasi nikah di Kelurahan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, 2. Bagaimana implikasi dispensasi nikah terhadap pemenuhan wajib belajar 12 tahun di Kelurahan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1.mengetahui praktek terjadinya dispensasi nikah di Kelurahan kalipuro Kabupaten Banyuwangi, 2.untuk mengetahui implikasi dispensasi nikah terhadap pemenuhan wajib wajib 12 tahun di Kelurahan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan metode pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait, yaitu Kepala KUA, Kepala Desa, orang tua pelaku, serta pelaku dispensasi nikah, dan didukung dengan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan dan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Dan juga menggunakan teknik triangulasi sumber untuk memeriksa kembali terkait keabsahan data yang diperoleh.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1.faktor utama penyebab dispensasi nikah adalah kehamilan di luar nikah, tekanan sosial, kondisi ekonomi, serta rendahnya kesadaran terhadap pentingnya pendidikan dan pemahaman hukum. 2.implikasi dispensasi nikah terhadap pendidikan adalah berhentinya pendidikan atau putus sekolah, menurunnya motivasi belajar, perubahan peran sosial anak, serta tidak terpenuhinya program wajib belajar secara optimal, sehingga berdampak pada terabaikannya hak pendidikan anak pada usia sekolah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Mr Achmad Rozikin |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 08:39 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 08:39 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59633 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
