Sari, Ines Harum (2026) ANALISIS DISTORSI PASAR PADA TRADISI JUAL BELI PRODUK HASIL PERTANIAN DAN PERKEBUNAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM DI DESA HARJOMULYO KABUPATEN JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Ines Harum Sari_222105020026.pdf Download (3MB) |
Abstract
Ines Harum Sari, Mutmainnah 2026, Analisis Distorsi Pasar pada Tradisi Jual Beli Produk Hasil Pertanian dan Perkebunan dalam Perspektif Ekonomi Islam di Desa Harjomulyo Kabupaten Jember.
Kata Kunci: Distorsi Pasar, Jual Beli Tebasan, Pertanian Alpukat, Ekonomi Islam.
Praktik jual beli hasil pertanian dan perkebunan merupakan aktivitas ekonomi penting bagi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani alpukat. Dalam praktiknya, masyarakat masih menggunakan sistem jual beli tebasan, yaitu penjualan hasil panen berdasarkan perkiraan sebelum masa panen tiba. Meskipun memberikan kemudahan dan kepastian pembayaran bagi petani, sistem ini berpotensi menimbulkan distorsi pasar berupa ketimpangan informasi, lemahnya posisi tawar petani, dan penetapan harga yang kurang mencerminkan kondisi pasar. Oleh karena itu, fenomena ini penting dikaji dalam perspektif ekonomi Islam yang menekankan prinsip keadilan, kejujuran, dan transparansi di Desa Harjomulyo, Kabupaten Jember.
Fokus penelitian ini adalah: (1) bagaimana transaksi jual beli hasil pertanian dan perkebunan di Desa Harjomulyo?, (2) bagaimana bentuk distorsi pasar dalam tradisi jual beli hasil pertanian dan perkebunan ditinjau dari perspektif ekonomi Islam?.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengentahui transaksi jual beli hasil pertanian dan perkebunan di Desa Harjomulyo, (2) untuk mengetahui bentuk distorsi pasar dalam tradisi jual beli hasil pertanian dan perkebunan ditinjau dari perspketif ekonomi islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap petani alpukat, penebas (pengepul), dan perangkat desa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) transaksi jual beli hasil pertanian dan perkebunan di Desa Harjomulyo masih didominasi oleh sistem tebasan. (2) Distorsi pasar terjadi karena adanya asimetri informasi antara petani dan penebas, keterbatasan akses informasi harga pasar, serta ketergantungan petani terhadap pengepul sebagai saluran pemasaran utama. Dalam perspektif ekonomi Islam, praktik tersebut belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan dan transparansi karena masih terdapat ketimpangan informasi dan posisi tawar yang tidak seimbang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140203 Economic History |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Ines Harum Sari |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 03:56 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 03:56 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59638 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
