Optimalisasi Kesadaran Masyarakat dalam Membayar Zakat Hasil Pertanian Tembakau di Desa Bajur Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan

Rohman, Achmad Taufiqur (2026) Optimalisasi Kesadaran Masyarakat dalam Membayar Zakat Hasil Pertanian Tembakau di Desa Bajur Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Achmad Taufiqur Rohman_204105040028.pdf

Download (14MB)

Abstract

Achmad Taufiqur Rohman, Moch. Chotib, 2026: Optimalisasi Kesadaran Masyarakat dalam Membayar Zakat Hasil Pertanian Tembakau di Desa Bajur Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan.

Kata kunci: kesadaran masyarakat, zakat pertanian, tembakau, optimalisasi, nisab, amil zakat, petani tembakau, Desa Bajur

Zakat pertanian merupakan instrumen distribusi kekayaan yang berpotensi mengentaskan kemiskinan. Desa Bajur Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan, adalah desa agraris penghasil tembakau dengan hasil panen sekitar 600 hingga 1.500 kg per lahan. Namun jumlah keluarga miskin pada tahun 2024 tercatat 845 KK sementara zakat hasil tembakau belum tertunaikan secara optimal. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi zakat dan realisasinya.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis tingkat kesadaran masyarakat dalam membayar zakat hasil pertanian tembakau (2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya dan (3) merumuskan strategi optimalisasi kesadaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan, yang terdiri atas perangkat desa, tokoh agama, amil zakat, dan petani tembakau ditentukan dengan teknik snowball. Data dikumpulkan melalui observasi wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, masyarakat telah memahami zakat sebagai kewajiban tetapi sebagian belum memahami tata cara dan ketentuannya sehingga banyak yang berzakat tanpa perhitungan nisab. Zakat disalurkan secara langsung kepada pihak yang dianggap berhak atau melalui amil zakat. Tingkat kesadaran ini berada pada tahap conscious incompetence yakni telah menyadari kewajiban tetapi belum menguasai pelaksanaan teknisnya. Kedua faktor pendukung meliputi pemahaman agama peran tokoh agama kesadaran akan kewajiban kebiasaan yang telah dilakukan sejak lama dan keinginan membantu sesama, sedangkan faktor penghambat meliputi kondisi ekonomi saat hasil panen tidak mencukupi kebutuhan sehari hari dan kesulitan menghitung nisab. Ketiga, strategi optimalisasi yang relevan adalah sosialisasi yang sederhana dan berkelanjutan, kemudahan mekanisme pembayaran (pendampingan penghitungan zakat, tempat pembayaran yang terjangkau, pelayanan langsung oleh amil, dan alternatif pembayaran non tunai), transparansi dan amanah dalam penyaluran, serta sinergi antara pemerintah desa tokoh agama, dan lembaga zakat.
Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi teknis zakat pertanian bagi petani tembakau serta penguatan peran pemerintah desa, tokoh agama, dan lembaga zakat dalam pendampingan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Manajemen Zakat dan Wakaf
Depositing User: men Achmad Taufiqur Rohman
Date Deposited: 29 Oct 2026 06:33
Last Modified: 29 Oct 2026 06:33
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/59663

Actions (login required)

View Item View Item