Praktik Lelang Atas Jaminan Gadai Emas yang Telah Jatuh Tempo Perspektif Fatwa DSN-MUI Nomor 26 Tahun 2002 Tentang Rahn Emas di Toko Dwi Jaya Kabupaten Jember.

Abdul Hamid, - (2020) Praktik Lelang Atas Jaminan Gadai Emas yang Telah Jatuh Tempo Perspektif Fatwa DSN-MUI Nomor 26 Tahun 2002 Tentang Rahn Emas di Toko Dwi Jaya Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, Fakultas Syariah Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.

[img] Text
ABDUL HAMID_S20152039.pdf

Download (21MB)

Abstract

Abdul Hamid, 2020: Praktik Lelang Atas Jaminan Gadai Emas yang Telah Jatuh Tempo Perspektif Fatwa DSN-MUI Nomor 26 Tahun 2002 Tentang Rahn Emas di Toko Dwi Jaya Kabupaten Jember. Melihat semakin berkembangnya permintaan masyarakat dan kian diterimanya pola bisnis berbasis syariah dalam praktek perekonomian di Indonesia, maka banyak bank dan lembaga keuangan lainnya tertarik menerapkan pola serupa, apalagi pola pegadaian syariah memungkinkan perusahaan dapat proaktif dan lebih produktif dalam menghasilkan berbagai produk jasa keuangan modern, seperti jasa piutang dan jasa beli. Pada lembaga gadai model yang di maksud adalah nilai-nilai dan prinsip-prinsip syariah dalam hal gadai dapat diimplementasikan. Selain itu fungsinya juga dapat dipertimbangkan sebagai lembaga untuk memfasilitasi bagi warga masyarakat terhadap sektor keuangan. Dalam fatwa DSN-MUI nomor 26 tahun 2002 tentang rahn emas dijelaskan beberapa hal mengenai gadai emas. Diantara ketentuan yang ada, fatwa tersebut menyatakan bahwa rahn emas dibolehkan berdasarkan prinsip rahn yang ada di fatwa DSN-MUI nomor 25 tahun 2002 tentang Rahn. Apabila merujuk pada fatwa DSN-MUI Nomor 25. Fokus penelitian yang diteliti dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan lelang jaminan gadai emas yang telah jatuh tempo di Pasar Balung? 2) Bagaimana tinjauan fatwa DSN MUI no. 26 tahun 2002 terhadap pelaksanaan lelang jaminan gadai emas yang telah jatuh tempo di Toko Dwi Jaya? Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk Untuk mengurai dan membahas secara sistematis pelaksanaan lelang jaminan gadai emas yang telah jatuh tempo di Pasar Balung 2) Untuk mengurai dan membahas secara sistematis tinjauan fatwa DSN MUI no. 26 tahun 2002 terhadap pelaksanaan lelang jaminan gadai emas yang telah jatuh tempo di Toko Dwi Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat kualitatif deskriptif dengan jenis penelitiannya adalah studi lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumenter. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, teknik atau metode. Adapun hasil penelitian adalah sebagai berikut; pertama, pelaksanaan lelang jaminan gadai emas yang telah jatuh tempo di Toko Dwi Jaya, a) Penanaman Sistem Kekeluargaan dalam dalam praktek gadai dan lelang, b) Memberikan rasa aman kepada nasabah, c) Menanamkan rasa suka sama suka dalam transaksi, d) Adanya pemberiathuan sebelum melakukan pelelangan. Kedua; tinjauan fatwa DSN MUI No. 26 tahun 2002 terhadap pelaksanaan lelang jaminan gadai emas yang telah jatuh tempo di Toko Dwi Jaya; a) Apabila jatuh tempo, Murtahin (penerima gadai)harus memperingatkan Rahin (yang menyerahkan barang)untuk segera melunasi utangnya, b) Apabila Rahin tetap tidak dapat melunasi utangnya, maka barang gadai akan dijual paksa atau dieksekusi melalui lelang sesuai syariah, c) Hasil penjualan (barang jaminan) digunakan untuk melunasi utang, biaya pemeliharaan dan penyimpanan yang belum dibayar serta biaya penjualan, d) Kelebihan hasil penjualan menjadi milik Rahin dan kekurangannya menjadi kewajiban Rahin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Depositing User: m muhammad fadil
Date Deposited: 27 Apr 2022 23:12
Last Modified: 27 Apr 2022 23:12
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/5968

Actions (login required)

View Item View Item