Pemenuhan Kewajiban Nafkah Narapidana Di Tinjau Dari Hukum Islam Dan Hukum Positif (Studi Kasus Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas ll A Jember)

Yahya Basuki Rahmat, - (2021) Pemenuhan Kewajiban Nafkah Narapidana Di Tinjau Dari Hukum Islam Dan Hukum Positif (Studi Kasus Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas ll A Jember). Undergraduate thesis, Fakultas Syariah Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.

[img] Text
Yahya Basuki Rahmat_S20151011.pdf

Download (4MB)

Abstract

Yahya Basuki Rahmat,2020: Pemenuhan Kewajiban Nafkah Narapidana Di Tinjau Dari Hukum Islam Dan Hukum Positif (Studi Kasus Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas ll A Jember) Nafkah sudah menjadi ketetapan Allah SWT atas para suami, bahwa mereka wajib menunaikannya kepada istri dan anak-anaknya sesuai dengan kemampuannya. Pada masa sekarang ini tuntutan untuk kehidupan sehari-hari semakin banyak, banyak suami yang melakukan kejahatan hanya untuk memenuhi kewajiban nafkah kepada istri dan anak-anaknya agar mereka merasa cukup dalam memenuhi kehidupan dan mengakibatkan si suami bertindak nekad untuk melakukan kejahatan/pelanggaran hukum yang mengakibatkan suami ini dipenjara sesuai dengan perbuatan yang mereka lakukan. Karena perbuatan yang dia lakukan menjadi terpidana yang menjalani pidana hilang kemerdekaannya di lembaga pemasyarakatan itu yang disebut dengan narapidana.. Fokus penelitian dalam penelitian ini sebagai berikut :(1) Bagaimana pemenuhan kewajiban nafkah narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Jember ?. (2) Bagaimana tinjauan hukum islam terhadap pemenuhan kewajiban nafkah narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas IIA jember.? (3) Bagaimana tinjauan hukum positif terhadap pemenuhan kewajiban nafkah narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas IIA jember.? Tujuan penelitian ini adalah :(1) Mendeskripsikan upaya pemenuhan kewajiban nafkah narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Jember. (2) Bagaimana tinjauan hukum islam terhadap pemenuhan kewajiban nafkah narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas IIA jember. (3) Bagaimana tinjauan hukum positif terhadap pemenuhan kewajiban nafkah narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas IIA jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif dengan subjek penelitian menggunakan purposive sampling dan metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, penyajian data. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa Upaya Pemenuhan Kewajiban Nafkah Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jember adalah: (1) Bahwa suami berstatus narapidana masih bisa memberikan nafkah sesuai dengan kemampuannya. Nafkah yang diperoleh dari pembinaan kemandirian yang mereka kerjakan di LAPAS yang bekerja sama dengan pihak ketiga mereka mendapatkan upah atas pekerjaan yang mereka lakukan. Nafkah juga diperoleh dari hasil usaha yang dikelola oleh istri. (2) pemenuhan nafkah suami berstatus narapidana tidak bertentangan/ sesuai dengan hukum Islam. Islam memberikan solusi kemudahan bahwa nafkah sesuai dengan kemampuannya, dan seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. (3) berdasarkan KHI, UU Perkawinan nafkah yang diberikan kepada istri sudah sesuai dengan KHI dan UU Perkawinan adalah sesuai dengan kemampuan suami.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Depositing User: muhammad fredi afan
Date Deposited: 28 Apr 2022 07:45
Last Modified: 28 Apr 2022 07:45
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/6100

Actions (login required)

View Item View Item