PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BATIK GAJAH OLING BANYUWANGI SEBAGAI PENUNJANG PADA MATERI KLASIFIKASI TUMBUHAN UNTUK SISWA SMP/MTs

Purwandari, Elly (2022) PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BATIK GAJAH OLING BANYUWANGI SEBAGAI PENUNJANG PADA MATERI KLASIFIKASI TUMBUHAN UNTUK SISWA SMP/MTs. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Elly Purwandari_T201710016.pdf

Download (9MB)

Abstract

ABSTRAK
Elly Purwandari, 2022: Pengembangan Modul IPA Berbasis Kearifan Lokal Batik Gajah Oling Banyuwangi Sebagai Penunjang pada Materi Klasifikasi Tumbuhan untuk Siswa SMP/MTs

Kata Kunci: Batik Gajah Oling, Kearifan lokal, Klasifikasi Tumbuhan, Modul

Pembelajaran IPA dapat dikembangkan dengan berpijak pada keunikan serta keistemewaan yang dimiliki sebuah daerah atau sering disebut dengan kearifan lokal. Pengintregasian kearifan lokal ke dalam pembelajaran IPA dapat dilakukan dengan cara etnosains. Berdasarkan obervasi yang dilakukan di MTsN 8 Banyuwangi bahwasanya siswa membutuhkan bahan ajar sebagai penunjang pembelajaran pada materi klasifikasi tumbuhan, serta bahan ajar yang digunakan pada sekolah tersebut belum ada yang terintregasi dengan kearifan lokal setempat. Bahan ajar berupa modul IPA berbasis kearifan lokal batik Gajah Oling Banyuwangi dipilih untuk menunjang pembelajaran karena dapat digunakan siswa untuk belajar mandiri serta dapat memperkenalkan kepada siswa bahwa terdapat fenomena atau fakta yang berkembang di masyarakat yang bisa dihubungkan dengan materi pembelajaran dan dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran.
Tujuan penelitian dan pengembangan ini yaitu: (1) Mendeskripsikan validitas mdoul IPA berbasis kearifan lokal batik Gajah Oling Banyuwangi pada pokok bahasan klasifikasi tumbuhan pada pembelajaran IPA SMP/MTs. (2) Mendeskripsiskan respon siswa terhadap modul IPA berbasis kearifan lokal batik Gajah Oling Banyuwangi pada pokok bahasan klasifikasi tumbuhan dalam pembelajaran IPA di SMP/MTs.
Penelitian ini menggunakan penelitian Research and Development (R&D) dengan model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Model pengembangan ini mempunyai empat tahapan yaitu define, design, development dan dissemination. Namun pada penelitian kali ini hanya menggunakan tiga tahapan yaitu define, design, dan development. Tahap dissemination tidak digunakan karena keterbatasan waktu serta biaya. Agar mengetahui kelayakan produk yang dikembangkan maka dilakukan uji coba pada validator ahli materi, ahli media, dan ahli pengguna (Guru IPA), seta dilakukan uji coba terbatas skala kecil pada 6 siswa dan skala besar pada 30 siswa.
Hasil dari penilitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) modul IPA berbasis kearifan lokal batik Gajah Oling Banyuwangi dinyatakan sangat valid berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh ahli materi sebesar 96,12%, ahli media sebesar 96,47%, dan ahli pengguna (guru IPA) sebesar 91,76%, sehingga rata-rata yang didapatkan yaitu sebesar 94,76%. (2) Respon siswa atas keterbacaan terhadap modoul berbasis kearifan lokal Gajah Oling Banyuwangi sangat baik karena dari hasil uji coba skala kecil yang dilakukan terhadap 6 siswa mendapatkan presentase sebesar 96,6%. Hasil uji coba skala besar pada 30 siswa sebesar 91,5% yang menunjukkan bahwa modul IPA berbasis kearifan lokal batik Gajah Oling Banyuwangi pada materi klasifikasi tumbuhan untuk siswa SMP/MTs termasuk dalam kategori yang sangat menarik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0607 Plant Biology > 060705 Plant Physiology
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris IPA
Depositing User: Elly Purwandari Boniman
Date Deposited: 11 May 2022 08:16
Last Modified: 11 May 2022 08:16
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/6284

Actions (login required)

View Item View Item