“MAMACAH PADA ROKAT PANDHABAH MANTEN” TRADISI MASYARAKAT DESA SUMBER GADING (STUDI LIVING HADITS)

Mabruroh, Mabruroh (2022) “MAMACAH PADA ROKAT PANDHABAH MANTEN” TRADISI MASYARAKAT DESA SUMBER GADING (STUDI LIVING HADITS). Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
MABRUROH_U20182002.pdf

Download (11MB)

Abstract

Mabruroh, 2022: “Mamacah Pada Rokat Pandhabah Manten” Dalam Masyarakat Desa Sumber Gading (Studi Living Hadits)
Tradisi mamacah pada rokat pandhabah manten adalah tradisi yang memadukan nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal. Nilai-nilai keagamaan yang terdapat dalam tradisi ini terdapat pada prosesi khotmil Al-qur’an dan diteruskan dengan pembacaan istigosah. Sedangkan kearifan lokalnya terdapat pada alat-alat, sesajennya dan juga teks-teks tembang mamacahnya yang digunakan dalam tradisi ini, cara masyarakat desa Sumber Gading memaknai tradisi mamacah pada rokat pandhabah manten, setiap tahunnya pasti ada tradisi ini dilaksanakan apalagi pada saat musim pernikahan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji living hadits dalam fenomena tradisi mamacah pada rokat pandhabah manten dalam masyarakat desa Sumber Gading, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso. Dalam penelitian ini mefokuskan pada: a) Bagaimana latar belakang tradisi mamacah pada rokat pandhabah manten ? b) Bagaimana aktualisasi hadis Nabi Saw pada praktek tradisi mamacah pada rokat pandhabah manten ?
Dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif yang berusaha mengungkap tradisi mamacah pada rokat pandhabah manten di Desa Sumber Gading dengan cara menggambarkan, mengkaji, dan menganalisi secara objektif berdasarkan data yang diperoleh di lokasi penelitian. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi living hadits. Berdasarkan rumusan masalah dan metodelogi penelitian maka hasil penelitian ini adalah tradisi mamacah merupakan tradisi yang ada sejak kerajaan majapahit kuno dan tidak diketahui pastinya tahun berapa tradisi ini muncul, sedangkan tradisi mamacah bertujuan untuk memohon perlindungan dan keselamatan dari balak kepada Allah Swt bagi anak yang dikategorikan sebagai pandhabeh manten pada pernikahannya. Adapun aktualisasi hadis Nabi Saw dalam praktek tradisi mamacah pada rokat pandhabah manten yang menghasilkan beberapa media yang digunakan sebagai praktek media berdoa seperti tujuh macam bunga (bungan kantil, bunga sedap malam, bunga melati, bunga mawar merah, bunga mawar putih, bunga magnolia, dan bunga kenangan) untuk prosesi siraman kedua pengantin.
Kata kunci : Mamacah, Pandhabah, Hadits

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Hadits
Depositing User: Mabruroh Mabrur Mbul
Date Deposited: 05 Jul 2022 02:10
Last Modified: 05 Jul 2022 02:10
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/8455

Actions (login required)

View Item View Item