TINJAUAN HADIS TERHADAP EKSISTENSI GENERASI SANDWICH DALAM STABILISASI EKONOMI KELUARGA

Salsabila, Tusamma (2025) TINJAUAN HADIS TERHADAP EKSISTENSI GENERASI SANDWICH DALAM STABILISASI EKONOMI KELUARGA. Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.

[img] Text
Tusamma Salsabila_222104020008.pdf

Download (5MB)

Abstract

Tusamma Salsabila, 2025, Tinjauan Hadis Terhadap Eksistensi Generasi Sandwich Dalam Stabilisasi Ekonomi Keluarga
Kata Kunci: Double Movement, Hadis, Generasi sandwich
Fenomena Generasi Sandwich menjadi salah satu problem sosial kontemporer yang semakin banyak terjadi, terutama di Indonesia. Generasi ini merujuk pada individu yang menanggung beban ganda dua generasi sekaligus, yakni orang tua yang sudah tidak produktif dan keluarga inti yang masih bergantung secara finansial. Akibatnya, tekanan finansial kerap muncul karena beban ekonomi yang datang dari dua arah. Hal ini berdampak pada sulitnya menjaga kestabilan keuangan keluarga secara optimal. Penelitian ini berfokus pada bagaimana eksistensi generasi sandwich dalam perspektif hadis nabi dan bagaimana kontekstualisasi hadis terhadap generasi sandwich dalam stabilisasi ekonomi keluarga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana eksistensi generasi sandwich dalam perspektif hadis serta bagaimana penerapan ajaran hadis tersebut jika ditarik pada fenomena generasi sandwich di era modern.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik analisis data dilakukan melalui metode hadis tematik (Mawdhū‘ī) dan pendekatan teori Double Movement Fazlur Rahman untuk menafsirkan ajaran hadis secara historis dan kontekstual. Sumber primer diperoleh dari kitab-kitab hadis seperti Kutub at-Tis‘ah dan kitab syarah, sedangkan sumber sekunder berasal dari buku, jurnal, karya ilmiah, dan dokumen terkait fenomena generasi sandwich.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena generasi sandwich telah diantisipasi dalam ajaran hadis, terutama melalui nilai-nilai birrul wâlidain (berbakti kepada orang tua), kewajiban memberi nafkah kepada keluarga, dan prinsip prioritas dalam distribusi ekonomi. Hadis-hadis terkait menegaskan bahwa memberi nafkah kepada keluarga termasuk amalan paling utama, sementara berbakti kepada orang tua merupakan salah satu pintu menuju surga. Dengan kontekstualisasi ajaran hadis melalui teori Double Movement, dapat dipahami bahwa peran generasi sandwich bukan sekadar beban ekonomi, tetapi merupakan ibadah yang bernilai spiritual dan sosial apabila dijalankan secara seimbang, bertanggung jawab, dan sesuai kemampuan. Penelitian ini menegaskan bahwa hadis Nabi memiliki relevansi kuat dalam memberikan pedoman moral dan praktis bagi stabilisasi ekonomi keluarga dan ketahanan mental generasi sandwich di era kontemporer.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220405 Religion and Society
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Hadits
Depositing User: S.Ag Tusamma Salsabila
Date Deposited: 29 Dec 2025 05:21
Last Modified: 29 Dec 2025 05:21
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/50847

Actions (login required)

View Item View Item