Pratama, Agam (2025) PENERAPAN ASESMEN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 5 JEMBER. Undergraduate thesis, UIN kiai haji achmad Siddiq Jember.
![]() | There is a more recent version of this item available. |
|
Text (PENERAPAN ASESMEN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 5 JEMBER)
SKRIPSI AGAM WATERMARK.pdf Download (2MB) |
Abstract
Asesmen merupakan suatu proses sistematis untuk mengumpulkan,
mengolah, dan menafsirkan informasi guna mengetahui sejauh mana peserta didik
mencapai tujuan pembelajaran. Asesmen dapat digunakan untuk memantau
perkembangan belajar, memberikan umpan balik, serta menentukan langkah
pembelajaran selanjutnya. Dalam konteks pendidikan, asesmen mencakup
penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui berbagai teknik seperti
observasi, tes tertulis, penugasan, maupun portofolio. Dalam kurikulum merdeka,
asesmen tidak hanya berfungsi untuk menentukan nilai akhir, tetapi juga sebagai
alat untuk memahami kebutuhan belajar siswa dan memberikan umpan balik yang
bermakna. Penerapannya meliputi, asasment diagnostik, formatif dan sumatif.
Fokus Penelitian dalam skripsi ini adalah : 1) bagaimana penerapan
asesmen diagnotik dalam kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam dan budi pekerti di SMA Negeri 5 Jember?. 2) Bagaimana
penerapan asesmen formatif dalam kurikulum merdeka pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 5 Jember?. 3)
Bagaimana penerapan asesmen sumatif dalam kurikulum merdeka pada mata
pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 5 Jember?
Metode yang digunakan yaitu menggunakan penelitian kualitatif dengan
jenis penelitian deskriptif. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan
guru mata pelajaran, pelaksanaan asesmen dalam Kurikulum Merdeka di sekolah
berlangsung secara sistematis, dimulai dari asesmen diagnostik di awal
pembelajaran, asesmen formatif selama proses pembelajaran, dan asesmen
sumatif pada akhir unit atau akhir semester. Guru telah memahami bahwa
asesmen bukan sekadar pemberian nilai, tetapi digunakan untuk memetakan
kemampuan peserta didik dan memberikan umpan balik yang berkelanjutan.
Hasil penelitian ini adalah (1). Penerapan asesmen diagnostik dalam
kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri
5 Jember diterapkan dengan berbasis google form dan tes lisan. Asesmen
dilakukan di awal sebelum pembelajaran dimulai. (2). Penerapan asesmen
formatif dalam kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam
di SMA Negeri 5 Jember diterapkan dengan berbasis diskusi kelompok dan tanya
jawab. (3). Penerapan asesmen sumatif dalam kurikulum merdeka pada mata
pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 5 Jember diterapkan berbasis
ujian tulis dengan mengerjakan beberapa soal pilihan ganda dan esai
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asesmen Pembelajaran, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130211 Religion Curriculum and Pedagogy |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Agam Pratama |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 04:06 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 04:06 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51101 |
Available Versions of this Item
- PENERAPAN ASESMEN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 5 JEMBER. (deposited 31 Dec 2025 04:06) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |

