Optimisme Dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsīr Bayānī Perspektif Quraish Shihab)

Febriana, Cindy Nahillatul (2026) Optimisme Dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsīr Bayānī Perspektif Quraish Shihab). Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Cindy Nahillatul Febriana_212104010019.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kata Kunci: Optimisme, Tafsīr Bayānī, QS. Az-Zumar: 53, QS. Yūsuf: 87, QS. An-Nahl: 127, QS. Al-Insyirah:5-6

Al-Qur’an mengandung nilai-nilai fundamental yang berfungsi membimbing manusia dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Salah satu nilai penting tersebut adalah optimisme, yang berperan menjaga keteguhan iman dan harapan manusia di tengah ujian, tekanan hidup, dan kecenderungan putus asa yang banyak dialami masyarakat modern. Fenomena meningkatnya keputusasaan menunjukkan pentingnya penggalian konsep optimisme dari sumber ajaran Islam. al-Qur’an menampilkan pesan optimisme melalui pilihan kosakata dan struktur bahasa yang khas, sehingga membutuhkan pendekatan kebahasaan untuk mengungkap makna substansialnya. Quraish Shihab melalui tafsīr bayānī menekankan analisis kosakata dan susunan kalimat al-Qur’an guna menghadirkan pemahaman yang mendalam, kontekstual, dan aplikatif.
Berdasarkan penelitian ini, rumusan masalah terbagi ke dalam dua pokok pembahasan, yaitu: 1) bagaimana makna optimisme dalam al-Qur’an, dan 2) bagaimana metode serta karakteristik tafsīr bayānī Quraish Shihab dalam menafsirkan ayat-ayat optimisme. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap makna optimisme Qur’ani serta menganalisis pendekatan tafsīr bayānī Quraish Shihab dalam menjelaskan pesan optimisme melalui aspek kebahasaan al-Qur’an.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Sumber data primer meliputi al-Qur’an, Tafsīr al-Mishbāḥ dan karya Quraish Shihab Tafsīr Bayānī: Paradigma Bahasa dan Kosakata Al-Qur’an. Sumber data sekunder diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan karya ilmiah lain yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis dengan metode deskriptif-analitis menggunakan pendekatan tafsir maudhu’i dan tafsir bayani. Ayat-ayat utama yang dikaji adalah QS. Az-Zumar: 53, QS. Yusuf: 87, QS. An-Nahl: 127, dan QS. Al-Insyirah: 5–6.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimisme dalam Al-Qur’an dibangun atas keyakinan terhadap rahmat Allah, larangan berputus asa, kesabaran dalam menghadapi ujian, serta kepastian adanya kemudahan di balik kesulitan. Pendekatan tafsir bayani Quraish Shihab mengungkap bahwa pemilihan kosakata seperti lā taqnaṭū, lā tay’asu, dan al-‘usr memiliki kedalaman makna linguistik yang memperkuat pesan optimisme secara teologis dan spiritual. Dengan demikian, optimisme dalam al-Qur’an bukan sekadar sikap psikologis, tetapi prinsip keimanan yang relevan untuk membangun kekuatan mental dan spiritual umat Islam dalam kehidupan kontemporer.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Elis Safitri
Date Deposited: 02 Jan 2026 07:45
Last Modified: 02 Jan 2026 07:45
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51477

Actions (login required)

View Item View Item