Fatimatul Hasanah, Siti (2026) Fenomena "Kabur aja Dulu" Perspektif Al-Qur'an Sebagai Proses Migrasi Manusia. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Siti Fatimatul Hasanah_212104010042.pdf Download (2MB) |
Abstract
Kata Kunci: Hijrah, Kabur aja Dulu, Migrasi, an-Nisa ayat 100
Fenomena “Kabur aja Dulu” viral di media sosial pada awal tahun 2025
merupakan ekspresi kecewa terhadap kondisi sosial-ekonomi yang tidak stabil di
Indonesia. Fenomena “Kabur aja Dulu” sebagai proses migrasi manusia. Dalam
al-Qur’an dijelaskan banyak petunjuk tentang hijrah yakni berpindah tempat
menuju tempat baru dengan niat untuk meningkatkan kualitas hidup secara
spiritual atau non-spiritual.
Fokus dalam penelitian ini ada dua. Pertama, Bagaimana konsep hijrah
dalam al-Qur’an dan Apa perbedaan essensial antara konsep hijrah dan fenomena
“Kabur aja Dulu”? Kedua, Bagaimana relevansi nilai-nilai hijrah terhadap
fenomena “Kabur aja Dulu”?. Penelitian ini bertujuan untuk: Pertama, untuk
mengetahui perbedaan antara hijrah dan fenomena “Kabur aja Dulu”, Kedua,
untuk mengetahui relevansi terhadap fenomena “Kabur aja Dulu”.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan
deskriptif analitis. Sumber data primer adalah al-Qur’an surah an-Nisa’ ayat 100
sebagai ayat pokok dan sumber data sekunder mencakup literatur terkait hijrah,
migrasi dan fenomena “Kabur aja Dulu”. Teknik pengumpulan data melalui studi
pustaka (library research) dengan analisis mengembangkan pemahaman tentang
ayat-ayat al-Qur’an mengenai hijrah dalam fenomena “Kabur aja Dulu”.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hijrah dalam al-Qur’an memiliki
makna luas dan bukan sekedar perpindahan fisik melainkan bertransformasi
menuju kehidupan lebih baik sedangkan fenomena “Kabur aja Dulu” bentuk
pelarian dari suatu masalah tanpa perencanaan matang yang disebabkan oleh
beberapa faktor migrasi. Faktor yang dikemukakan oleh Lee,S.Evereet seperti
faktor pendorong (push factor) berupa ketidakstabilan sosial-ekonomi di
Indonesia dan faktor penarik (pull factor) seperti peluang lebih besar dan baik di
tempat lain. Relevansi nilai-nilai hijrah terhadap fenomena “Kabur aja Dulu”
terletak pada sebuah aspek pencarian kehidupan lebih baik. Akan tetapi, terdapat
perbedaan dalam hal ini. Hijrah dalam perspektif al-Qur’an menekankan sebuah
transformasi dilandasi oleh spiritual sedangkan fenomena “Kabur aja Dulu”
bersifat reaktif terhadap kondisi yang tidak pasti. Dengan demikian, fenomena
“Kabur aja Dulu” dapat dipahami sebagai bentuk migrasi manusia pada zaman
sekarang akan tetapi hal ini memerlukan arah yang jelas dengan tujuan lebih jelas
dan sesuai dengan nilai-nilai hijrah dalam al-Qur’an. Penelitian juga
memunculkan fenomena ini dengan teori migrasi yang merupakan faktor
pendorong dan penarik dalam perpindahan manusia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | S1 siti fatimatul hasanah |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 02:30 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 02:30 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/51553 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
