Saidah, Wafiq (2026) Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Gaduh Usaha Peternakan Kambing Di Desa Paleran Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Wafiq Saidah_205102020002.pdf Download (2MB) |
Abstract
Wafiq Saidah, 2025: Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Gaduh Usaha Peternakan Kambing Di Desa Paleran Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember
Kata kunci: Gaduh Kambing, Usaha Peternakan, Hukum Ekonomi Syariah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik gaduh usaha peternakan kambing di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah. Praktik gaduh merupakan bentuk kerja sama tradisional di mana pemilik ternak menitipkan kambingnya kepada penggaduh untuk dirawat, kemudian keuntungan dari keturunan kambing dibagi sesuai kesepakatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif-empiris, melalui wawancara dengan para pelaku, observasi lapangan, dan dokumentasi pendukung.
Fokus masalah dalam penelitian ini: 1). Apa faktor masyarakat di Desa Paleran Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember melakukan praktik gaduh usaha peternakan kambing ? 2). Bagaimana praktik gaduh usaha peternakan kambing di Desa Paleran? 3). Bagaimana praktik gaduh usaha peternakan kambing ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah ? Tujuan dalam penelitian ini 1. Untuk mengetahui, faktor masyarakat melakukan praktik gaduh. 2. Untuk mengetahui, bagaimana praktik gaduh dilakukan di Desa Paleran dan ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah.
Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan hasil bahwa 1). Sistem gaduh di Desa Paleran berjalan berdasarkan kebiasaan dan rasa saling percaya antara pemilik kambing dan penggaduh, tanpa perjanjian tertulis. 2). Penggaduh bertanggung jawab penuh terhadap perawatan kambing, termasuk pakan, vitamin, dan kesehatan, sementara pembagian hasil anak kambing tidak selalu jelas dan fleksibel sesuai kesepakatan pemilik. 3). Praktik gaduh belum sepenuhnya sesuai prinsip akad mudharabah dalam hukum ekonomi syariah karena kurangnya kejelasan pembagian keuntungan, beban biaya yang tidak seimbang, dan tidak adanya aturan tertulis, meskipun tetap memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012799 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Ms Wafiq Saidah |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 08:12 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 08:12 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/52104 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
