Solehah, Siti Nurholifatus (2025) Implikasi PASAL 330 KUHP Dalam Eksekusi Putusan Hak Asuh Pasca Perceraian(Studi Kasus Putusan Nomor 1042/Pdt.G/2019/PA.Cbn). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER.
|
Text
SKRIPSI SITI NURHOLIFATUS SHOLEHAH WATERMAK.pdf Download (2MB) |
Abstract
Perceraian tidak hanya berdampak pada putusnya hubungan suami istri, tetapi juga membawa konsekuensi hukum terhadap anak, khususnya terkait hak asuh. Salah satu persoalan yang kerap muncul pasca perceraian adalah tidak dilaksanakannya putusan pengadilan mengenai hak asuh anak secara sukarela oleh pihak yang kalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim, kesesuaian penerapan hukum dengan prinsip perlindungan anak, serta implikasi Pasal 330 KUHP dalam eksekusi putusan hak asuh anak pasca perceraian berdasarkan Putusan Nomor 1042/Pdt.G/2019/PA.Cbn. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pertimbangan hakim dalam menetapkan hak asuh anak berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak; (2) penerapan hukum dalam putusan tersebut telah sejalan dengan prinsip perlindungan anak; dan (3) Pasal 330 KUHP memiliki implikasi penting sebagai instrumen pidana apabila terjadi penahanan anak oleh pihak yang tidak berhak. Dengan demikian, perlindungan anak harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penetapan maupun eksekusi hak asuh anak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ms Siti Nurholifatus s. |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 02:17 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 02:17 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/52174 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
