Fransistyawan, Rioga (2026) Implementasi Toleransi Beragama Dalam Membangun Ukhuwah Wathaniyah Studi Kasus di SMA Katolik Santo Paulus Jember. Masters thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Rioga Fransistyawan_243206030054.pdf Download (4MB) |
Abstract
Kata Kunci: Toleransi Beragama, Ukhuwah Wathaniyah
Indonesia sebagai negara multikultural memiliki keragaman suku, budaya, bahasa, dan agama yang berpotensi menjadi kekuatan sekaligus tantangan bagi persatuan bangsa. Meningkatnya konflik dan intoleransi antarumat beragama menunjukkan pentingnya pengelolaan keberagaman secara sistematis, khususnya melalui pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran pendidikan multikultural berbasis nilai-nilai Islam dalam menanamkan sikap toleransi beragama sebagai upaya mencegah intoleransi dan diskriminasi.
Fokus penelitian ini yakni 1) Bagaimana implementasi saling menghormati dalam membangun ukhuwah wathaniyah di SMAK Santo Paulus Jember? 2) Bagaimana implementasi saling menghargai dalam membangun ukhuwah wathaniyah di SMAK Santo Paulus Jember? 3) Bagaimana implementasi saling memahami dalam membangun ukhuwah wathaniyah di SMAK Santo Paulus Jember? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskipsikan implementasi saling menghormati, saling menghargai, dan saling memahami dalam membangun ukhuwah wathaniyah di SMAK Santo Paulus Jember.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Analisis data yang digunakan teknik analisis data kualitatif yang merujuk teori Miles, Huberman, dan Saldana yakni Kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Sedangkan untuk keabsahan data mengguanakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian diantaranya 1) implementasi saling menghormati ditunjukkan pada pembelajaran religiusitas sebagai media internalisasi kebangsaan, lembaga sekolah yang menjadi wadah untuk pembinaan saling menghormati, pembiasaan upacara bendera sekaligus pembentukan cinta tanah air yang berperan penting dalam membangun ukhuwah wathaniyah. 2) implementasi saling menghargai ditunjukkan dengan melalui intergarsi kegiatan religius, pembelajaran, dan budaya, seperti penguatan toleransi mealui doa bersama, keberagaman Indonesia pada materi PPKn, penguatan toleransi dalam kegiatan Life in pondok pesantren, pembiasaan laporan buku dengan buku laporan ibadah, serta adanya edukasi makna budaya melalui pemakaian adat. 3) menunjukkan bahwa persatuan dan kebhineekaan dibangun melalui presentasi kelompok sebagai media pembelajaran untuk saling memahami dan persatuan, penanaman empati dalam kegiatan bagi takjil, penanaman nilai solidaritas melalui pembagian sembako, refleksi perjuangan bangsa melalui praktik ibadah, dan peran tokoh agama dalam agenda merajut kebhinekaan.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
