Adzfar, Miskul (2026) Tinjauan Yuridis terhadap Konsep Nusyūz dalam Kompilasi Hukum Islam Perspektif Penafsiran Imām al-Ṭabarī. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
MISKUL ADZFAR_222102010035.pdf Download (4MB) |
Abstract
Miskul Adzfar, 2026: Tinjauan Yuridis Terhadap Konsep Nusyūz dalam Kompilasi Hukum Islam Perspektif Penafsiran Imām al-Ṭabarī.
Kata Kunci: Nusyūz Suami, Kompilasi Hukum Islam, Imām al-Ṭabarī, Hukum Keluarga Islam.
Penelitian ini berangkat dari adanya ketidakseimbangan pengaturan norma dalam Pasal 84 Kompilasi Hukum Islam, yang secara eksplisit hanya menunjukkan pada pembahasan perilaku nusyūz dari pihak istri, tanpa memberikan ruang hukum yang seimbang terhadap kemungkinan nusyūz dari suami. Hal ini berbeda dengan penafsiran Imām al-Ṭabarī, yang memandang nusyūz sebagai persoalan relasional yang dapat dilakukan oleh suami maupun istri. Perbedaan tersebut menarik untuk dipelajari, guna mengetahui kesesuaian norma hukum positif dengan prinsip hukum Islam.
Fokus Penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana konsep nusyūz dalam Pasal 84 Kompilasi Hukum Islam? 2) Bagaimana konsep nusyūz dalam perspektif Imām al-Ṭabarī? 3) Bagaimana dampak yuridis penerapan konsep nusyūz dalam Kompilasi Hukum Islam terhadap relasi keluarga?.
Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) memberikan penjelasan tentang konsep nusyūz yang ditemukan dalam Pasal 84 Kompilasi Hukum Islam. 2) Mengkaji penafsiran Imām al-Ṭabarī terhadap konsep nusyūz. 3) mengkaji dampak yuridis dari penerapan konsep nusyūz dalam Kompilasi Hukum Islam terhadap relasi keluarga.
Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian yuridis normatif, Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan konseptual dan tekstual. Metode penelitian yang diterapkan bersifat kualitatif dengan bertumpu pada studi kepustakaan, dan menggunakan bahan primer, sekunder dan tersier sebagai sumber hukum rujukan. Analisis data dilakukan melalui pendekatan konsep dan analisis isi (content analysis) serta menggunakan teknik triangulasi sumber untuk menjaga validitas data.
Penelitian ini menghasilkan kesimpulan, 1) Pasal 84 Kompilasi Hukum Islam memaknai nusyūz hanya sebagai perilaku pembangkangan istri dan berimplikasi langsung pada pembatasan hak-hak istri, khususnya terkait nafkah; 2) penafsiran Imām al-Ṭabarī memberikan pemahaman yang lebih seimbang dengan menempatkan nusyūz sebagai bentuk pelanggaran terhadap kewajiban relasional yang dapat dilakukan kedua belah pihak, suami dan istri; 3) Penerapan konsep nusyūz secara tidak proporsional dalam KHI berdampak pada ketimpangan relasi suami istri, lemahnya perlindungan hukum, serta berpotensi mengabaikan kepentingan anak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Pernikahan (Secara Umum) 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012811 Nusyuz, Syiqaq & Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Marriage Violence) 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012822 Muasyarah bil Ma'ruf (Mutual Rights and Responsibilities of Spouses) 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180199 Law not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Ahwal As-Syakhsyiyyah |
| Depositing User: | man miskul adzfar |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 02:46 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 02:46 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/52856 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
