Peran Sosial Media dan Fear of Missing Out (FOMO) dalam Percepatan Adopsi QRIS di Kalangan Generasi Z Kabupaten Jember

Rizqiah, Shilna Maftuhatar (2026) Peran Sosial Media dan Fear of Missing Out (FOMO) dalam Percepatan Adopsi QRIS di Kalangan Generasi Z Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
WATERMARKShilna Maftuhatar Rizqiah NIM 221105020080 (2) (1).pdf

Download (3MB)

Abstract

Shilna Maftuhatar Rizqiah, M. Daud Rhosyidy, 2026: Peran Sosial Media dan Fear of Missing Out (FOMO) dalam Percepatan Adopsi QRIS di Kalangan Generasi Z Kabupaten Jember

Kata kunci : Media Sosial, FOMO, QRIS, Adopsi Teknologi, Generasi Z

Perkembangan teknologi pembayaran digital di Indonesia ditandai dengan hadirnya QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang diluncurkan oleh Bank Indonesia pada tahun 2019. Di Kabupaten Jember sendiri, volume
transaksi QRIS tumbuh 45% secara year-on-year pada tahun 2023 dengan lebih dari 155.000 merchant terdaftar pada akhir 2024, mencerminkan akselerasi adopsi yang signifikan di wilayah semi-urban. Di tengah pesatnya penetrasi media sosial, Generasi Z menjadi kelompok yang paling dinamis dalam mengadopsi sistem pembayaran digital ini. Karakteristik digital native yang melekat pada Generasi Z
menjadikan mereka sangat rentan terhadap pengaruh konten digital dalam pembentukan perilaku konsumsi, termasuk dalam adopsi teknologi keuangan.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana peran sosial media dalam mempercepat adopsi QRIS yang dirasakan oleh Generasi Z Kabupaten
Jember? 2) Bagaimana fenomena FOMO membentuk cara pandang dan pilihan generasi Z di Kabupaten Jember terhadap adopsi QRIS?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui peran sosial media dalam mempercepat adopsi QRIS dari perspektif generasi Z Kabupaten Jember; 2) Untuk mengetahui bagaimana fenomena FOMO membentuk cara pandang dan pilihan generasi Z di Kabupaten Jember terhadap adopsi QRIS.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi terhadap sembilan informan dari tiga kategori Generasi Z: pelajar SMA, mahasiswa, dan pekerja muda di Kabupaten Jember. Observasi dilakukan di Mall Roxy Square, Pesenkopi Plus, dan Gacoan Jember. Analisis data menggunakan pengumpulan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tiktok dan Instagram berperan sebagai ekosistem informasi dan normalisasi QRIS melalui tiga tipologi: konten promo/diskon, influencer, dan edukasi. FOMO termanifestasi dalam tiga dimensi:
FOMO Promo, FOMO Sosial, dan FOMO Akses yang beroperasi secara simultan sebagai katalisator psikologis adopsi. Adopsi QRIS merupakan interaksi dinamis antara kebutuhan fungsional, tekanan sosial digital, dan habituasi, mengasilkan empat tipologi pengguna: Pragmatis Mandiri, Sosio Digital, Keluarga Induced,dan Situasional Pragmatis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140299 Applied Economics not elsewhere classified
14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Ms. Shilna Maftuhatar Rizqiah
Date Deposited: 18 May 2026 02:27
Last Modified: 18 May 2026 02:27
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53335

Actions (login required)

View Item View Item