Zahra Bafagih, Fatimatuz (2026) أثر مستوى الكفاءة الذاتية على مهارة الكلام بمدرسة المتوسطة الاسلامية الحكومية الأولى جمبر في العام الدراسي 2025/2026 م. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember.
|
Text
FATIMATUZ ZAHRA BAFAGIH PENDIDIKAN BAHASA ARAB 222101020004.pdf Download (3MB) |
Abstract
Keterampilan berbicara merupakan inti dari komunikasi berbahasa dan dipengaruhi oleh faktor afektif pada peserta didik. Penelitian ini didasarkan pada teori efikasi diri dari Albert Bandura, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam melaksanakan suatu tugas yang berpengaruh terhadap motivasi dan keberhasilan belajar. Kesulitan siswa dalam berbicara bahasa Arab tidak hanya terbatas pada aspek kebahasaan, tetapi juga mencakup aspek psikologis, seperti rendahnya rasa percaya diri. Pada kenyataannya, banyak siswa memiliki kemampuan bahasa yang baik, namun tingkat efikasi dirinya rendah sehingga mereka cenderung pasif atau kurang berpartisipasi dalam kegiatan berbicara. Data Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2022 menunjukkan bahwa sekitar 60% dari 45.000 siswa madrasah memperoleh nilai bahasa Arab di bawah standar nasional, dengan rata-rata keterampilan berbicara sebesar 55 dari 100. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Jember.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional kausal. Sampel penelitian berjumlah 96 siswa yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur tingkat efikasi diri dan tes performa untuk menilai keterampilan berbicara, yang diperkuat dengan dokumentasi lapangan berupa foto. Data dianalisis menggunakan program SPSS versi 25 melalui uji regresi linear sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan secara statistik antara efikasi diri dan keterampilan berbicara dengan kontribusi sebesar 88,6%. Namun, hasil analisis regresi menunjukkan koefisien bernilai negatif sebesar -0,622 atau berbanding terbalik sebesar 62,2%. Hal ini mengindikasikan adanya kemungkinan fenomena “overconfidence” pada siswa, yaitu kondisi ketika rasa percaya diri yang berlebihan justru menyebabkan kurangnya perhatian terhadap ketepatan kaidah nahwu dan sharaf karena siswa lebih berfokus pada kelancaran berbicara. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya keseimbangan antara penguatan aspek psikologis siswa dan pengembangan kompetensi kebahasaan agar tercapai kemampuan berbicara yang lebih optimal dan menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130214 Teaching Arabic as a Foreign Language (Ta'lim al-'Arabiyah Lighairi al-Nathiqin Biha) Curriculum and Pedagogy > 13021401 Maharat al-Kalam (Speaking Skill) |
| Depositing User: | Ms Fatimatuz Zahra Bafagih |
| Date Deposited: | 26 May 2026 01:40 |
| Last Modified: | 26 May 2026 01:40 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53622 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
