Komunikasi Lingkungan Berbasis Nilai-nilai Islam pada Masyarakat Terdampak Lumpur Lapindo Desa Glagah Arum Kabupaten Sidoarjo

Savira, Ika Ayu (2026) Komunikasi Lingkungan Berbasis Nilai-nilai Islam pada Masyarakat Terdampak Lumpur Lapindo Desa Glagah Arum Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Ika Ayu Savira_223103010001.pdf

Download (14MB)

Abstract

Ika Ayu Savira, 2026: Komunikasi Lingkungan Berbasis Nilai-nilai Islam pada Masyarakat Terdampak Lumpur Lapindo Desa Glagah Arum Kabupaten Sidoarjo

Kata Kunci: Komunikasi Lingkungan, Nilai-nilai Islam, Lumpur Lapindo

Komunikasi lingkungan merupakan proses penyampaian pesan yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat terhadap isu-isu ekologis. Dalam masyarakat Islam, komunikasi lingkungan dapat diperkuat melalui internalisasi nilai-nilai Islam sebagai landasan moral dalam menjaga kelestarian lingkungan. Desa Glagah Arum, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, merupakan wilayah yang terdampak bencana lumpur Lapindo sehingga membutuhkan strategi komunikasi lingkungan yang efektif dan kontekstual.
Penelitian ini berfokus pada (1) Proses komunikasi lingkungan berbasis nilai-nilai Islam kepada masyarakat terdampak lumpur Lapindo serta (2) Apa saja hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis proses komunikasi lingkungan berbasis nilai-nilai Islam serta mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang muncul dalam pelaksanaannya di Desa Glagah Arum Kabupaten Sidoarjo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat Desa Glagah Arum yang terdampak bencana lumpur Lapindo. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi lingkungan berbasis nilai-nilai Islam dilakukan melalui pendekatan dialogis, edukatif, dan partisipatif melalui kegiatan keagamaan, pertemuan desa, dan interaksi sosial masyarakat. Tokoh agama dan pemerintah desa berperan sebagai komunikator utama dalam penyampaian pesan lingkungan kepada masyarakat. Berdasarkan analisis teori komunikasi lingkungan Robert Cox, komunikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian informasi, tetapi juga membentuk kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab moral dan spiritual manusia. Namun, proses komunikasi lingkungan masih menghadapi berbagai hambatan sosial, ekonomi, dan perbedaan pemahaman masyarakat. Dengan demikian, komunikasi lingkungan berbasis nilai-nilai Islam memiliki potensi dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1199 Other Medical and Health Sciences > 119999 Medical and Health Sciences not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Ika Ayu Savira
Date Deposited: 03 Jun 2026 07:21
Last Modified: 03 Jun 2026 07:21
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/53887

Actions (login required)

View Item View Item