CATATAN KYAI SYIROTOL MUSTAQIM: UPAYA MELANGGENGKAN SULUK BAIT DUABELAS DI JEMBER TAHUN 1924-1963

Abdul, Bais (2026) CATATAN KYAI SYIROTOL MUSTAQIM: UPAYA MELANGGENGKAN SULUK BAIT DUABELAS DI JEMBER TAHUN 1924-1963. Undergraduate thesis, UIN KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER.

[img] Text
ABDUL BAIS_211104040026.pdf

Download (1MB)

Abstract

Abdul Bais, (2026), Catatan Kyai Syirotol Mustaqim: Upaya Melanggengkan Suluk Bait Duabelas Di Jember Tahun 1924-1963

Kata kunci: Catatan Kyai Syirotol Mustaqim, Suluk Bait Duabelas, Tarekat

Penelitian ini mengkaji tentang proses pencacatan Suluk Bait Duabelas yang dilakukan oleh Kyai Syirotol Mustaqim dan upaya melanggengkan ajaran agama Islam melalui Suluk Bait Duabelas di kabupaten Jember pada kurun tahun 1924-1963, proses panjang yang dilakukan oleh seorang kyai kampung mulai dari pra kemerdekaan hingga pasca kemerdekaan. Latar belakang penelitian ini berangkat atas dasar perhatian terhadap ajaran agama Islam di Jember yang begitu kompleks, tidak hanya berpakem pada satu ajaran Islam saja. Atas dasar tersebut akhirnya, kebudayaan juga ikut berpengaruh dan cukup penting terhadap keberlangsungan masyarakat dalam menjalankan ajaran agama Islam yang ada di Jember ini.
Dalam penelitian ini penulis memiliki fokus penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana Latar Belakang Kyai Syirotol Mustaqim Dalam Mencatat Suluk Bait Duabelas di Jember Tahun 1924-1963?. (2) Bagaimana Upaya Melanggengkan Suluk Bait Duabelas di Jember Tahun 1924-1963?. Tujuan dari penelitian ini untuk (1) Mengetahui Latar Belakang Kyai Syirotol Mustaqim Dalam Mencatat Suluk Bait Duabelas di Jember Tahun 1924-1963. (2) Untuk mengetahui Upaya Melanggengkan Suluk Bait Duabelas di Jember Tahun 1924-1963.
Metode dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan lima tahapan: Pemilihan Topik yakni Catatan Kyai Syirotol Mustaqim: Upaya Melanggengkan Suluk Bait Duabelas Di Jember Tahun 1924-1963, Heuristik (Pengumpulan Sumber) yang tediri dari sumber primer berupa naskah dan arsip prinadi dan sekunder berupa buku dan catatan lainnya, Kritik Sumber (Kritik Intern dan Esktern), Interpretasi yakni menjabarkan isi naskah, arsip dan catatan lain yang penulis lakukan dan Historiografi yakni menuliskan hasil dari keempat metode sebelumnya.
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa catatan naskah Bait Duabelas yang berbentuk Suluk mulai tersebar ke beberapa wilayah di Jember karena upaya yang dilakukan oleh Kyai Syirotol Mustaqim untuk melanggengkannya melalui tradisi mencatat, menyebarkan melalui komunitas komunitas warga dan praktik secara konsisten dilakukan oleh-Nya. Salah satunya juga karena peran Islam pada tahun 1924-1963 bagi masyarakat Jember dibutuhkan untuk menjadi pedoman dalam menjalankan kehidupan yang baik, dari bentuk Jember yang dominan pekerja perkebunan akhirnya Bait Duabelas mulai beresonansi dengan lingkungannya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2101 Archaeology > 210108 Historical Archaeology (incl. Industrial Archaeology)
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Mr Abdul Bais
Date Deposited: 08 Jun 2026 02:28
Last Modified: 08 Jun 2026 02:28
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54225

Actions (login required)

View Item View Item