Permata Sari, Dewi Intan (2026) IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH KELAS VIII DI MTS HASANUDDIN SEMBORO TAHUN PELAJARAN 2025/2026. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Dewi Intan Permatasari_224101100006.pdf Download (4MB) |
Abstract
Dewi Intan Permata Sari, 2026: Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Ipa Pada Materi Sistem Peredaran Darah Kelas VIII di MTs Hasanuddin Semboro Tahun Pelajaran 2025/2026.
Kata Kunci: Implementasi, Kurikulum Merdeka, pembelajaran IPA, sistem peredaran darah.
Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui pembelajaran berdiferensiasi, penguatan Profil Pelajar Pancasila, dan asesmen autentik. Dalam pembelajaran IPA, khususnya materi sistem peredaran darah, guru dituntut mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan melibatkan keterampilan proses sains siswa. Namun, implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPA masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan fasilitas praktikum, rendahnya pemahaman guru terhadap pembelajaran berdiferensiasi, serta keterlibatan siswa yang belum optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPA pada materi sistem peredaran darah kelas VIII di MTs Hasanuddin Semboro serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru IPA, kepala madrasah, dan siswa kelas VIII MTs Hasanuddin Semboro. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPA pada materi sistem peredaran darah telah dilaksanakan cukup baik. Pada tahap perencanaan, guru telah menyusun modul ajar, ATP, dan asesmen sesuai dengan Capaian Pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan pembelajaran aktif melalui diskusi, observasi, dan praktik sederhana yang melibatkan siswa secara langsung. Pada tahap evaluasi, guru menggunakan asesmen formatif, sumatif, dan penilaian autentik berupa observasi serta penugasan proyek.
Faktor pendukung implementasi Kurikulum Merdeka meliputi dukungan sekolah, motivasi siswa, serta penggunaan media pembelajaran yang variatif. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan fasilitas laboratorium, keterbatasan waktu pembelajaran, dan belum optimalnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPA pada materi sistem peredaran darah di MTs Hasanuddin Semboro telah berjalan cukup efektif, meskipun masih diperlukan perbaikan dalam penyediaan sarana dan pengembangan kompetensi guru agar pembelajaran dapat terlaksana secara optimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130106 Secondary Education |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris IPA |
| Depositing User: | MISS DEWI INTAN PERMATASARI |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 07:24 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 07:24 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54324 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
