Hawiwik, Siti (2026) Kepemimpinan Profetik Kiai Dalam Pengembangan Pondok Pesantren Ra’iyatul Husnan Bondowoso Jawa Timur. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Siti Hawiwik_222101030057.pdf Download (1MB) |
Abstract
Siti Hawiwik, 2026 : “Kepemimpinan Profetik Kiai Dalam Pengembangan Pondok Pesantren Ra’iyatul Husnan Bondowoso Jawa Timur”.
Kata kunci : Kepemimpinan Profetik, Kiai, Pengembangan Pesantren.
Kepemimpinan kiai dalam pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menentukan arah pengembangan lembaga di tengah dinamika perubahan zaman. Kepemimpinan tidak lagi hanya bertumpu pada kharisma, tetapi juga harus berbasis nilai yang mampu menjawab tantangan modernitas. Kepemimpinan profetik menjadi pendekatan yang relevan karena berlandaskan nilai-nilai kenabian, yaitu siddiq (jujur), amanah (tanggung jawab), tabligh (komunikatif), dan fathanah (cerdas). Nilai-nilai tersebut menjadi dasar dalam membangun sistem pengelolaan pesantren yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana praktik kepemimpinan sifat siddiq kiai dalam pengembangan Pondok Pesantren Ra’iyatul Husnan Bondowoso Jawa Timur? 2) Bagaimana praktik kepemimpinan sifat amanah kiai dalam pengembangan Pondok Pesantren Ra’iyatul Husnan Bondowoso Jawa Timur? 3) Bagaimana praktik kepemimpinan sifat tabligh kiai dalam pengembangan Pondok Pesantren Ra’iyatul Husnan Bondowoso Jawa Timur? 4) Bagaimana praktik kepemimpinan sifat fathanah kiai dalam pengembangan Pondok Pesantren Ra’iyatul Husnan Bondowoso Jawa Timur?
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif model Milles dan Huberman yaitu: kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa: 1) Sifat siddiq tercermin dalam keterbukaan informasi, kejujuran, transparansi, serta kesesuaian antara ucapan dan tindakan yang menjadikan kiai sebagai teladan bagi seluruh warga pesantren. 2) Sifat amanah diwujudkan melalui pengelolaan pesantren yang transparan, akuntabel, responsif terhadap kebutuhan santri, serta pengembangan sarana dan prasarana secara berkelanjutan demi mendukung kesejahteraan dan proses pembelajaran santri. 3) Sifat tabligh terlihat dari kemampuan komunikasi kiai yang efektif, terbuka, dan mudah dipahami, serta adanya ruang bagi seluruh elemen pesantren untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran dalam proses pengambilan kebijakan. 4) Sifat fathanah tercermin dalam kemampuan kiai berpikir strategis, inovatif, dan bijaksana melalui pengembangan sistem pendidikan, pemanfaatan teknologi, peningkatan fasilitas pesantren, serta pengambilan keputusan yang mengutamakan kebutuhan santri dan kemajuan pesantren.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130199 Education systems not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | sis Siti Hawiwik |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 03:37 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 03:37 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54682 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
