Auliya, Nafisa Hasna (2026) Dinamika Kesenian Teater Drama Kehamad-Muhammad di Dusun Mondoluko Desa Tamansuruh Banyuwangi (1980-2000). Undergraduate thesis, UIN KH. Achmad Siddiq Jember.
|
Text
NAFISA HASNA AULIYA_222104040005.pdf Download (8MB) |
Abstract
Seni pertunjukan telah lama menjadi media strategis dalam transmisi agama dan budaya di masyarakat Muslim, namun manifestasinya yang bersifat lokal di komunitas pedesaan Jawa, khususnya Banyuwangi masih kurang dieksplorasi.
Penelitian ini mengkaji Teater Drama Kehamad-Muhammad di Dusun Mondoluko sebagai objek kajian yang mencerminkan perpaduan antara dakwah kultural, nilai filosofis, dan dinamika sosial masyarakat.
Penelitian ini berfokus pada awal mula kemunculan dan perkembangan kesenian teater drama Kehamad-Muhammad di Dusun Mondoluko pada periode 1980-2000. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk menguraikan latar belakang munculnya kesenian tersebut serta menganalisis dinamika perkembangan yang terjadi dalam periode dua puluh tahun sebagai bagian dari identitas lokal masyarakat setempat.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan pemilihan tema, pengumpulan sumber, verifikasi sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber primer yang digunakan meliputi naskah hikayat Ahmad Muhammad, sumber lisan dari pelaku kesenian yang hidup sezaman dan penonton
yang menyaksikan pementasan teater drama, serta data dari perpustakaan Badan Pusat Statistik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori fungsionalisme Malinowski untuk melihat fungsi kesenian sebagai pemenuh kebutuhan mental
dan sosial masyarakat, serta teori interpretatif Clifford Geertz untuk membedah makna simbolis dalam pementasan teater drama. Seluruh sumber tersebut kemudian diverifikasi melalui kritik internal dan eksternal untuk memperoleh data yang valid sebelum dilakukan penafsiran dan penulisan sejarah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teater Drama Kehamad-Muhammad di Dusun Mondoluko, Banyuwangi, merupakan tradisi tutur macapat yang berkembang menjadi seni pertunjukan panggung pada periode 1980-2000. Teater ini memadukan seni peran, musik tradisional, dan ritual jim-jiman sebagai media
dakwah yang sarat nilai filosofis, di mana kisah Ahmad-Muhammad menjadi kiasan tentang takdir, kejujuran, dan kesabaran. Meski meredup akibat krisis moneter dan digitalisasi, nilai-nilainya tetap lestari melalui pembacaan macapat tahunan sebagai identitas lokal masyarakat Banyuwangi. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian sejarah seni pertunjukan Islam di Indonesia, khususnya dengan mendokumentasikan dan menganalisis praktik dakwah kultural berbasis tradisi lokal yang selama ini luput dari perhatian akademik.
Kata Kunci: Teater Drama, Kehamad-Muhammad
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1601 Anthropology > 160104 Social and Cultural Anthropology 21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2102 Curatorial and Related Studies > 210201 Archival, Repository and Related Studies 21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2102 Curatorial and Related Studies > 210202 Heritage and Cultural Conservation |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Nafisa Hasna Auliya |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 04:09 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 04:09 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54695 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
