Maulia, Lutfiatul (2026) HUBUNGAN ANTARA HOMESICKNESS DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VII SMP NURIS JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Lutfiatul Maulia_22110305003.pdf Download (4MB) |
Abstract
Fenomena homesickness pada siswa yang tinggal di lingkungan pesantren menjadi salah satu permasalahan psikologis, terutama pada siswa yang untuk pertama kalinya tinggal terpisah dari keluarga. Siswa kelas VII berada pada fase awal penyesuaian diri dengan lingkungan baru yang menuntut kemandirian, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dengan rutinitas pesantren yang padat. Kondisi ini seringkali menimbulkan perasaan rindu terhadap rumah, ketidaknyamanan, serta kesulitan dalam beradaptasi. Homesickness yang dialami siswa dapat memengaruhi kondisi emosional dan konsentrasi belajar, sehingga berpotensi menurunkan motivasi belajar. Motivasi untuk belajar secara mandiri adalah elemen krusial dalam suksesnya proses pendidikan, ini dipengaruhi karena berbagai faktor internal, salah satunya kondisi psikologis individu.
Rumusan masalah pada kajian ini apakah ada hubungan antara homesickness dengan motivasi belajar pada siswa kelas VII SMP Nuris Jember? Tujuan dari penelitian itu adalah mengidentifikasi hubungan antara homesickness dengan motivasi belajar siswa kelas VII SMP Nuris Jember.
Pada penelitian ini peneliti memakai pendekatan kuantitatif menggunakan jenis penelitian korelasional. opulasi dalam penelitian ini berjumlah 173 siswa, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 121 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling, yang merupakan bagian dari probability sampling. Proses pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan analisis dengan metode uji spearman rank menggunakan perangkat lunak SPSS versi 31.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan adanya hubungan yang negatif signifikan antara homesickness dengan motivasi belajar pada siswa kelas VII SMP Nuris Jember dengan nilai signifikansi sebesar 0,013 (p < 0,05) dan nilai koefisien korelasi r = -0,225. Hasil tersebut menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan hubungan pada kategori rendah, yang berarti semakin tinggi tingkat homesickness yang dialami siswa maka semakin rendah motivasi belajar yang dimiliki. Sebaliknya, semakin rendah homesickness pada siswa maka motivasi belajar cenderung semakin tinggi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170103 Educational Psychology |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Lutfi Lutfiatul Maulia |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 07:16 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 07:16 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54912 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
