UPAYA PENYITAAN TERHADAP OBJEK FIDUSIA YANG DIPERJUALBELIKAN AKIBAT NASABAH WANPRESTASI PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 42 TAHUN 1999 TENTANG JAMINAN FIDUSIA (STUDI KASUS PADA FIFGROUP DI KRAKSAAN KABUPATEN PROBOLINGGO)

Valentina, Nur Hasanah (2026) UPAYA PENYITAAN TERHADAP OBJEK FIDUSIA YANG DIPERJUALBELIKAN AKIBAT NASABAH WANPRESTASI PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 42 TAHUN 1999 TENTANG JAMINAN FIDUSIA (STUDI KASUS PADA FIFGROUP DI KRAKSAAN KABUPATEN PROBOLINGGO). Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.

[img] Text
Nur Hasanah Valentina_222102020051.pdf

Download (4MB)

Abstract

Nur Hasanah Valentina, 2026: Upaya Penyitaan Terhadap Objek Fidusia yang Diperjualbelikan Akibat Nasabah Wanprestasi Perspektif Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia (Studi Kasus pada FIFGROUP di Kraksaan Kabupaten Probolinggo).
Kata Kunci: Upaya penyitaan, Wanprestasi, Undang-Undang Nomor 42
Tahun 1999.

Jaminan fidusia merupakan salah satu bentuk jaminan kebendaan yang banyak digunakan dalam pembiayaan kendaraan bermotor secara angsuran. Dalam praktiknya, sering terjadi pengalihan objek jaminan fidusia oleh debitur kepada pihak ketiga tanpa persetujuan kreditur sehingga menimbulkan permasalahan dalam pelaksanaan penyitaan dan penyelesaian wanprestasi
Dalam penelitian ini memiliki Fokus penelitian meliputi: (1) pelaksanaan perjanjian jual beli sepeda motor secara angsuran pada FIFGROUP Cabang Kraksaan Kabupaten Probolinggo; (2) mekanisme penyitaan terhadap objek fidusia yang telah diperjualbelikan kepada pihak ketiga akibat wanprestasi debitur; dan (3) upaya penyelesaian perjanjian jaminan fidusia dengan objek sepeda motor pada FIFGROUP Cabang Kraksaan.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) menganalisis pelaksanaan perjanjian jual beli sepeda motor secara angsuran pada FIFGROUP Cabang Kraksaan; (2) menganalisis mekanisme penyitaan objek fidusia yang telah diperjualbelikan kepada pihak ketiga akibat wanprestasi debitur; dan (3) menganalisis upaya penyelesaian perjanjian jaminan fidusia dengan objek sepeda motor pada FIFGROUP Cabang Kraksaan.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak FIFGROUP, dealer, dan nasabah serta dokumentasi yang berkaitan dengan pelaksanaan perjanjian pembiayaan dan jaminan fidusia. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan perjanjian pembiayaan sepeda motor pada FIFGROUP Cabang Kraksaan telah sesuai dengan ketentuan KUHPerdata dan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia; (2) penyitaan terhadap objek fidusia yang telah diperjualbelikan kepada pihak ketiga dilakukan melalui pendekatan persuasif dan dapat ditempuh melalui mekanisme hukum dengan tetap memperhatikan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019; dan (3) penyelesaian wanprestasi dilakukan melalui penagihan, surat peringatan, restrukturisasi pembayaran, penarikan objek jaminan, penjualan melalui lelang umum atau penjualan di bawah tangan, serta jalur litigasi sebagai upaya terakhir.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180126 Tort Law
Depositing User: nur hasanah
Date Deposited: 17 Jun 2026 02:26
Last Modified: 17 Jun 2026 02:26
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/55018

Actions (login required)

View Item View Item