Waris, Abdul (2026) Fenomena Menunda Pernikahan Pada Generasi Z di Kabupaten Jember: Perspektif Sosiologi dan Hukum Keluarga Islam. Masters thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
ABDUL WARIS_243206050021.pdf Download (13MB) |
Abstract
Abdul Waris, 2026. Fenomena Menunda Pernikahan Pada Generasi Z di Kabupaten Jember: Perspektif Sosiologi dan Hukum Keluarga Islam.
Kata Kunci: Menunda, Pernikahan, Gen Z, Kabupaten Jember, Analisis Sosiologi, Hukum Keluarga Islam.
Fenomena menunda pernikahan pada Generasi Z di Kabupaten Jember menjadi sorotan penting dalam konteks sosiologi dan hukum keluarga Islam. Dalam ajaran Islam, pernikahan merupakan ikatan kuat, yang tidak hanya mematuhi perintah Allah tetapi juga menjadi sarana ibadah, pelestarian keturunan, dan penyempurna kehidupan sosial. Namun, tren kontemporer menunjukkan bahwa Gen Z lahir antara 1999–2010 cenderung menunda pernikahan, menempatkan prioritas pada pendidikan, karier, dan kestabilan finansial, serta dipengaruhi oleh media sosial dan gaya hidup modern, sehingga menimbulkan ketegangan antara nilai sosial modern dan prinsip hukum Islam yang tetap menekankan pernikahan bagi mereka yang siap secara moral dan material.
Fokus penelitian: (1)Bagaimana faktor yang mempengaruhi sikap dan pilihan Generasi Z dalam menunda pernikahan (2) Bagaimana tinjauan Hukum Keluarga Islam terhadap fenomena menunda pernikahan pada Generasi Z di Kabupaten Jember?
Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan jenis penelitian yuridis empiris, untu pendekatannya peneliti menggunakan pendekatan interdisipliner dengan kombinasi antara pendekatan sosiologis dan pendekatan yuridis normatif. Pendekatan ini dipilih untuk memahami fenomena sosial mengenai penundaan pernikahan di kalangan Generasi Z Kabupaten Jember.
Hasil dari penelitian ini (1) Fenomena menunda pernikahan di kalangan Generasi Z dipengaruhi oleh beberapa faktor sosial. faktor pertama yang mempengaruhi individu dalam memilih agar menunda pernikahan terlebih dahulu dari faktor ekonomi, yang kedua muncul dari faktor pendidikan dan karir yang ketiga faktor yang muncul dari tayangan di media sosial baik dari aplikasi tik tok, instagram, facebook dan lain lainnya, yang terkhir muncul dari faktor lingkungan dan gaya hidup. Keempat faktor tersebut ada sebagian yang sejalan dengan prinsip prinsip Hukum Islam dan juga ada juga yang tidak relevan dengan prinsip hukum islam. (2) Dari keempat faktor ini, sebagian sejalan dengan prinsip hukum Islam, seperti pendidikan yang mendukung kesiapan mental dan finansial sebelum menikah, namun sebagian lainnya, terutama media sosial dan gaya hidup, cenderung tidak sejalan dengan nilai hukum Islam, menunjukkan adanya pergeseran norma yang signifikan. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman adaptif antara tuntutan sosial modern dan prinsip hukum Islam dalam merespons dinamika Generasi Z di era kontemporer.Fenomena tersebut menggambarkan suatu pergeseran norma di dmasyarakat yang harus dihadapi dengan cara bijaksana. Oleh karena itu pentingnya suatu pemahaman tentang kedua hal tersebut dapat berjalan beriringan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Magister > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Abdul Waris |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 02:17 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 02:17 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/55376 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
