Khafifah, Belqis Hasibatul (2026) Strategi Adaptif Pasangan Generasi Sandwich Dalam Membagi Peran Antara Kewajiban Filial Dan Pengasuhan Anak Usia Dini (Studi Kasus Desa Jenggawah). Undergraduate thesis, Uin Khas Jember.
|
Text
SKRIPSI BELQIS HK 221102010045 FIX BGT(1) (2).pdf Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilandasi oleh fenomena generasi sandwich, yaitu kondisi
ketika pasangan suami istri harus menjalankan tanggung jawab ganda dalam
keluarga, berupa kewajiban terhadap orang tua sekaligus pengasuhan anak usia
dini. Situasi tersebut menuntut adanya strategi adaptif agar kedua tanggung jawab
dapat dijalankan secara seimbang.
Fokus penelitian dalam skripsi ini yaitu : 1) bagaimana strategi adaptif
pasangan generasi sandwich dalam membagi peran antara kewajiban filial dan
pengasuhan anak usia dini di Desa Jenggawah; dan 2) Bagaimana perspektif
Hukum Islam terhadap strategi adaptif pasangan generasi sandwich dalam
membagi peran antara merawat orang tua dan mendidik anak usia dini?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan strategi adaptif pasangan
generasi sandwich dalam membagi peran antara kewajiban filial dan pengasuhan
anak usia dini di Desa Jenggawah; dan 2) Untuk menganalisis strategi adaptif
pasangan generasi sandwich dalam menjalankan kewajiban kepada orang tua dan
tanggung jawab terhadap anak kandung secara bersamaan dalam perspektif
Hukum Islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,
dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) strategi adaptif pasangan
generasi sandwich dilakukan melalui pembagian peran yang fleksibel, komunikasi
yang terbuka, saling menggantikan tugas, pengaturan waktu, serta penentuan
prioritas kebutuhan keluarga. Dalam praktiknya, kebutuhan pendidikan anak dan
kesehatan orang tua menjadi prioritas utama, sedangkan kebutuhan pribadi
pasangan kerap dikesampingkan. Strategi tersebut mencerminkan adanya
ketahanan keluarga yang dibangun melalui kerja sama suami istri di tengah
keterbatasan waktu, tenaga, dan kondisi ekonomi. 2) Sementara itu, perspektif
Hukum Islam, strategi adaptif pasangan generasi sandwich sejalan dengan konsep
nafkah dan birrul al-wālidayn. Pemenuhan kebutuhan anak tetap menjadi
tanggung jawab utama orang tua, sementara kewajiban kepada orang tua
dilaksanakan sesuai kemampuan melalui perhatian, pendampingan, dan bantuan
yang proporsional. Oleh karena itu, kedua tanggung jawab tersebut tidak
dipandang sebagai kewajiban yang saling meniadakan, melainkan sebagai amanah
yang harus dijalankan secara seimbang melalui musyawarah, pembagian peran,
dan penyesuaian prioritas dalam keluarga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Ahwal As-Syakhsyiyyah |
| Depositing User: | Belqis Hasibatul Khafifah |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 07:23 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 07:23 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/55468 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
