wati, Irma (2026) Hubungan antara Persepsi Risiko dengan Resiliensi pada Penyintas Bencana Banjir di Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
IRMAWATI_222103050038.pdf Download (4MB) |
Abstract
Kata Kunci: Persepsi Risiko, Resiliensi, Penyintas Bencana Banjir
Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia dan dapat menimbulkan dampak psikologis seperti stres, kecemasan, hingga gangguan stres pascatrauma (PTSD). Namun, masyarakat di Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember cenderung tetap tenang ketika banjir terjadi dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari setelah banjir surut. Fenomena tersebut menunjukkan adanya dinamika psikologis yang berkaitan dengan persepsi risiko dan resiliensi pada penyintas bencana banjir.
Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah mengenai ada atau tidaknya hubungan antara persepsi risiko dengan resiliensi pada penyintas bencana banjir di Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Rumusan masalah ini muncul karena adanya perbedaan antara dampak psikologis bencana banjir secara teoritis dengan kondisi masyarakat setempat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara persepsi risiko dengan resiliensi pada penyintas bencana banjir. Sehingga dapat diketahui dinamika hubungan kedua variabel tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 48 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria merupakan masyarakat RT 2 RW 7 Kelurahan Sempusar, pernah mengalami banjir, berusia lebih dari 12 tahun, memiliki kemampuan kognitif yang memadai, serta bersedia menjadi responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment.
Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,612 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar -0,075 artinya bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi risiko dengan resiliensi pada penyintas bencana banjir di Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Temuan ini menunjukkan bahwa resiliensi penyintas kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti dukungan sosial, kemampuan regulasi emosi, strategi coping, dan proses adaptasi jangka panjang akibat pengalaman banjir yang berulang. Selain itu, pengalaman menghadapi banjir secara terus-menerus juga dapat membentuk normalcy bias, sehingga risiko banjir tidak lagi dipersepsikan sebagai ancaman utama oleh masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170113 Social and Community Psychology |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Irma wati |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 11:40 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 11:40 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/55623 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
