Fadilatur Rizqiyah, Viqi (2026) Pembaharuan Hak Waris Perempuan Dalam The Turkish Civil Code Pasal 495 Perspektif Maqasid Syari’ah. Masters thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Viqi Fadilatur Rizqiyah_243206050012.pdf Download (4MB) |
Abstract
Viqi Fadilatur Rizqiyah. 2026: Pembaharuan Hak Waris Perempuan Kajian Dalam The Turkish Civil Code Pasal 495 Perspektif Maqasid Syari’ah. Program Studi Hukum Keluarga Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Kata Kunci: Pembaharuan Hukum, Hak Waris Perempuan, Turkish Civil Code, Maqasid Syari’ah.
Pembaharuan hak waris perempuan dalam The Turkish Civil Code Pasal 495 didasarkan pada adanya perubahan signifikan dalam sistem hukum waris di Turki pasca reformasi hukum tahun 1926 yang mengadopsi sistem hukum sipil Barat, khususnya dari Swiss, yang memberikan kedudukan setara antara laki-laki dan perempuan dalam pembagian waris. Hal ini berbeda dengan sistem waris dalam hukum Islam klasik yang dalam kondisi tertentu memberikan bagian berbeda antara laki-laki dan perempuan.
Fokus penelitian meliputi (1) pengaturan hak waris perempuan dalam The Turkish Civil Code Pasal 495; (2) akar historis pembaharuan hukum waris dalam The Turkish Civil Code terkait hak waris perempuan; (3) dasar paradigma hukum waris yang digunakan dalam The Turkish Civil Code; dan (4) analisis bagian waris perempuan dalam The Turkish Civil Code menurut perspektif maqasid syari’ah.
Berdasarkan fokus kajian tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis ketentuan hak waris perempuan dalam The Turkish Civil Code, mengungkap faktor-faktor historis yang melatarbelakangi pembaharuan hukum waris di Turki, menjelaskan paradigma hukum yang menjadi dasar pembentukannya, serta menilai ketentuan tersebut melalui perspektif maqasid syari’ah yang dikembangkan oleh Jasser Auda.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif dan sosio-historis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan menganalisis teks hukum The Turkish Civil Code, literatur terkait hukum waris Islam, serta konsep maqasid syari‘ah. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menitikberatkan pada prinsip keadilan distributif, kesetaraan hak, dan pendekatan sistem dinamis yang menolak pemahaman tekstualis-atomistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaharuan hak waris perempuan dalam The Turkish Civil Code Pasal 495 mencerminkan prinsip kesetaraan gender dalam hukum modern yang bertujuan untuk menciptakan keadilan sosial. Dalam perspektif maqasid syari‘ah, pembaharuan ini dapat dipahami sebagai bentuk ijtihad kontekstual yang berorientasi pada perlindungan hak ekonomi perempuan, penguatan posisi sosial perempuan, serta bentuk penghapusan diskriminasi gender dalam keluarga. Meskipun secara tekstual berbeda dengan ketentuan hukum waris Islam klasik, secara substansial pembaharuan ini sejalan dengan tujuan syariat dalam mewujudkan keadilan, kemanfaatan, dan perlindungan terhadap hak-hak individu, termasuk perempuan. Pendekatan maqaṣid syari’ah memberikan ruang untuk melihat fleksibilitas hukum Islam dalam merespons perubahan zaman tanpa meninggalkan tujuan utamanya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Magister > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ms Viqi Fadilatur Rizqiyah |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 08:19 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 08:19 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/55688 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
