JUAL BELI BURUNG SECARA ONLINE CASH ON DELIVERY (COD) DI GROUP FACEBOOK “KICAU BURUNG MANIA SITUBONDO” PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

wawan, Purwanto (2026) JUAL BELI BURUNG SECARA ONLINE CASH ON DELIVERY (COD) DI GROUP FACEBOOK “KICAU BURUNG MANIA SITUBONDO” PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Purwanto_Hukum Ekonomi Syariah_204102020082.pdf

Download (1MB)

Abstract

Purwanto, 2026, Jual Beli Burung Secara Online Cash On Delivery
(COD) di Group Facebook Kiacu Burung Mania Situbondo Perspektif
Hukum Islam
Kata Kunci :Jual Beli Online,Cash On Delivery (COD), Facebook,Burung Kicau,
Hukum Islam
Jual beli merupakan salah satu bentuk muamalah yang diperbolehkan
dalam Islam selama memenuhi rukun dan syarat sah serta terhindar dari
unsur gharar, penipuan, dan ketidakjelasan akad. Praktik ini menimbulkan
persoalan seperti ketidakjelasan kondisi burung, pertanggungjawaban
penjual ketika terjadi cacat atau kematian burung setelah transaksi, serta
perselisihan akibat perbedaan persepsi antara penjual dan pembeli. Kondisi
tersebut memerlukan kajian dalam perspektif hukum Islam yang
mengedepankan asas kejujuran, kerelaan, dan keadilan.
Fokus penelitian ini mencakup: 1) mekanisme jual beli burung
secara online dengan sistem COD di grup Facebook “Kicau Burung Mania
Situbondo”. 2) tanggung jawab penjual terhadap pembeli apabila terjadi
permasalahan setelah transaksi, ditinjau dari hukum Islam.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara
menyeluruh mekanisme jual beli burung secara online dengan sistem Cash
On Delivery (COD) di grup Facebook “Kicau Burung Mania Situbondo”,
serta menganalisis bentuk tanggung jawab penjual terhadap pembeli ketika
terjadi permasalahan setelah transaksi, berdasarkan perspektif hukum Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research)
dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi,
wawancara dengan admin grup, penjual, dan pembeli, serta dokumentasi.
Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode sebagai
uji keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Praktik jual beli burung
secara COD melalui grup Facebook Kicau Burung Mania Situbondo diawali
dengan penawaran via foto/video, dilanjutkan kesepakatan, dan diakhiri
dengan pertemuan langsung untuk akad serta pembayaran. Secara umum,
mekanisme ini telah memenuhi rukun dan syarat sah jual beli dalam hukum
Islam (adanya penjual, pembeli, objek yang jelas, dan kerelaan bersama). 2)
Masih sering terjadi masalah terkait ketidakjelasan kondisi burung dan
perselisihan garansi (misalnya burung mati setelah dibeli). Dalam hukum
Islam, transaksi ini diperbolehkan (sah) dengan syarat penjual wajib jujur
dan transparan tanpa menyembunyikan cacat. Sebaliknya, jika mengandung
unsur penipuan (gharar), transaksi tersebut dapat batal karena merugikan
salah satu pihak. Kesadaran syariah dari kedua belah pihak sangat
diperlukan demi keadilan dan kemaslahatan bersama.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012701 al-Bai’ (incl. al-Khiyar)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam
Depositing User: Ms Purwanto Wawan
Date Deposited: 25 Jun 2026 03:20
Last Modified: 25 Jun 2026 03:20
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56028

Actions (login required)

View Item View Item