Hasanah, Siti Mufidah Tul (2026) Analisis Pengelolaan Keuangan Tradisi Ompangan dalam Konsep Al-Hibah di Desa Sumberdanti Sukowono Jember. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Siti Mufidah Tul Hasanah_222105030014.pdf Download (7MB) |
Abstract
Kata kunci: Pengelolaan Keuangan, Tradisi Ompangan, Konsep Al Hibah
Penelitian ini dilatar belakangi oleh praktik pengelolaan dana sosial yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat pedesaan sebagai bentuk kearifan lokal dan modal sosial. Salah satu tradisi tersebut adalah Ompangan di Desa Sumberdanti, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, yang merupakan bentuk pemberian sumbangan atau hibah dari warga kepada keluarga yang menyelenggarakan hajatan. Tradisi ini pada dasarnya bertujuan sebagai wujud gotong royong dan solidaritas, namun dalam pelaksanaannya sering kali mengandung unsur kewajiban timbal balik atau hutang sosial yang harus dibalas di masa mendatang, serta pengelolaannya masih bergantung pada kepercayaan tanpa pencatatan formal yang memadai. Praktik tersebut memiliki karakteristik menyerupai konsep pemberian dalam Islam, yaitu al hibah, namun juga berpotensi mengalami pergeseran makna. Oleh karena itu, perlu dikaji mekanisme pengelolaan keuangannya serta kesesuaiannya dengan konsep al hibah dalam hukum Islam.
Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pengelolaan keuangan tradisi Ompangan di Desa Sumberdanti Sukowono Jember? 2) Bagaimana pengelolaan keuangan tradisi Ompangan dalam konsep al hibah menurut hukum Islam?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan secara mendalam proses pengelolaan keuangan tradisi Ompangan, meliputi tahap pencatatan, pengukuran, pengakuan, transparansi. 2) Untuk menganalisis kesesuaian pengelolaan keuangan tradisi Ompangan tersebut dengan konsep al hibah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pengelolaan keuangan dalam tradisi Ompangan bergerak di atas asas kebersamaan dan norma sosial. Praktik akuntansinya masih sangat sederhana, tidak formal, dan berbasis kepercayaan (trust based) di mana penyimpanan dana sepenuhnya diserahkan kepada keluarga penerima tanpa adanya kewajiban penyusunan maupun penyampaian laporan pertanggungjawaban tertulis kepada masyarakat.2) Tradisi Ompangan merupakan hibah sosial berbasis nilai tolong menolong (ta'awun). Namun, terdapat pergeseran makna akibat melekatnya unsur kewajiban timbal balik yang bertentangan dengan hakikat al hibah yang wajib bersifat sukarela dan tanpa syarat imbalan. Selain itu, belum adanya transparansi membuat tata kelola keuangan tradisi ini belum sepenuhnya selaras dengan prinsip amanah dan adil dalam Islam. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi pemahaman dan sistem pengelolaan yang lebih transparan agar tradisi Ompangan tetap lestari sekaligus akuntabel secara syariah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140103 Mathematical Economics |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Akuntansi Syariah |
| Depositing User: | Siti Mufidah Tul Hasanah |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 07:19 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 07:19 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56772 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
