Penalaran Abduktif Siswa pada Pemecahan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent di SMP Plus Darus Sholah Jember

Marizka, Aldhea Septi (2026) Penalaran Abduktif Siswa pada Pemecahan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent di SMP Plus Darus Sholah Jember. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Aldhea Septi Marizka_222101070005.pdf

Download (4MB)

Abstract

Aldhea Septi Marizka, 2026: Penalaran Abduktif Siswa pada Pemecahan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent di SMP Plus Darus Sholah Jember.Kata Kunci: Penalaran Abduktif, SPLDV, Gaya KognitifPenalaran abduktif merupakan kemampuan berpikir yang digunakan untuk membangun dugaan berdasarkan informasi yang tersedia dalam suatu permasalahan. Dalam pemecahan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV), siswa dapat menggunakan penalaran abduktif untuk membangun dugaan dalam memperoleh solusi. Gaya kognitif field dependent dan field independentmenunjukkan perbedaan cara siswa dalam memproses informasi. Berdasarkan hasil observasi di SMP Plus Darus Sholah Jember, ditemukan perbedaan cara siswa dalam menyelesaikan masalah SPLDV. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penalaran abduktif siswa ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan field independent.Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan penalaran abduktif siswa dengan gaya kognitif field dependent (FD) pada pemecahan masalah SPLDV di SMP Plus Darus Sholah Jember 2) Mendeskripsikan penalaran abduktif siswa dengan gaya kognitif field independent (FI) dalam menggunakan penalaran abduktif pada pemecahan masalah SPLDV di SMP Plus Darus Sholah Jember.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian terdiri atas empat siswa, yaitu dua siswa bergaya kognitif FD dan dua siswa bergaya kognitif FI. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes GEFT (Group Embedded Figures Test), tes penalaran abduktif pada materi SPLDV, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik antara hasil tes dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek field dependent, yaitu SFD1 dan SFD2, mampu mengenali adanya masalah abduktif, mengidentifikasi kandidat solusi, memilih solusi terbaik, dan mengasimilasi solusi yang dipilih. SFD1 dan SFD2 cenderung menggunakan serta mempertahankan metode eliminasi dan substitusi sebagai strategi penyelesaian hingga memperoleh jawaban akhir. Sementara itu, kedua subjek field independent, yaitu SFI1 dan SFI2, mampu mengenali adanya masalah abduktif, mengidentifikasi lebih dari satu kandidat solusi, memilih solusi yang dianggap paling mampu menjelaskan kondisi pada permasalahan, dan mengasimilasi solusi yang dipilih. SFI1 mempertimbangkan metode eliminasi dan substitusi serta hubungan antara pompa besar dan pompa kecil sebagai alternatif penyelesaian, sedangkan SFI2 mempertimbangkan model SPLDV yang memaknai variabel sebagai waktu pengerjaan dan model kapasitas pengisian kolam sebagai alternatif penyelesaian. Solusi yang dipilih oleh kedua subjek kemudian digunakan dalam proses penyelesaian hingga diperoleh jawaban yang sesuai dengan konteks permasalahan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 01 MATHEMATICAL SCIENCES > 0199 Other Mathematical Sciences > 019999 Mathematical Sciences not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: Aldhea Marizka
Date Deposited: 01 Jul 2026 03:02
Last Modified: 01 Jul 2026 03:02
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57049

Actions (login required)

View Item View Item